HOME ABOUT US KESAKSIAN AGENDA GEREJA LINK CONTACT US


 

Derap Remaja Edisi 41
Bahan Pembinaan Remaja Gereja Kristen Indonesia


Pembayaran dapat dilakukan dengan 2 cara :

1. Via Bank:
Tahapan BCA no. 0372999053, an. Wisnu Sapto Nugroho
Segera kirimkan pemberitahuan pengiriman bank.
2. Via Pos Wesel:
dengan cara memakai blangko yang dilampirkan dalam surat pengantar.
Pdt. Wisnu Sapto Nugroho, Samirono Baru 71 Kompleks LPPS Yogyakarta 55281

Alamat Sekretariat & Distribusi DERAP REMAJA:
Samirono Baru 71 Kompleks LPPS Yogyakarta 55281

Harga per eksemplar Rp. 40.000,-

 

April 2017    
GRACE ALONE
Roma 1:6-7
 
  1
VICARIOUS DEATH
Roma 5:6-11
 
  2
CHISTOS ANESTI
1 Korintus 15:12-23
 
  3
SOLA GRATIA SOLA FIDE SOLA SCRIPTURA
Roma 3:20-28
 
  4
AMAZING GRACE
1 Korintus 1:4-9
  5

 

2017

April
Minggu 3
 



 

 CHISTOS ANESTI




 Bacaan: 1 Korintus 15:12-23
 Bahan yang diperlukan:
 - Cuplikan film "The Tomb of Jesus"


 

FOKUS



"Christos anesti" adalah istilah yang dikenal sebagai Easter Acclamation atau salam Paskah yang berarti "Kristus sudah bangkit" ("He is risen!"). Ungkapan ini merupakan sebuah tradisi Paskah di gereja Ortodoks Timur dan Katolik Timur. Salam ini disambut oleh sesama dengan ungkapan,"Alithos anesti" yang berarti: "Sungguh, Dia bangkit!" ("Indeed, He is Risen!"). Salam Paskah ini menjadi sebuah aklamasi dan rekonfirmasi iman dan keyakinan umat Kristen bahwa Yesus bangkit dan sungguh-sungguh diyakini kebangkitan-Nya. Bahan pelajaran hari ini mengajak remaja untuk menegaskan kembali kepercayaan mereka akan kebangkitan Kristus dan memahami kebangkitan-Nya sebagai yang sulung dan kebangkitan manusia.
 

PENJELASAN TEKS


Persoalan tentang Yesus bangkit ini merupakan persoalan yang muncul di jemaat Korintus. Tampaknya ada orang-orang yang meragukan kebangkitan Kristus (1 Kor. 15:12), ditimpali rumor yang terus beredar bahwa kubur Yesus kosong bukan karena Ia bangkit, melainkan karena mayat-Nya dicuri orang. Belum lagi sebagian orang Kristen itu adalah orang Yahudi yang bisa jadi terpengaruh atau minimal pernah mendengar pemahaman kaum Saduki bahwa tidak ada kebangkitan sesudah kematian. Hal-hal ini tentu bisa menggoyahkan iman percaya jemaat. Karenanya Paulus perlu menegaskan ulang soal kebangkitan Kristus. Ia mulai dengan bukti empiris bahwa Yesus yang bangkit itu menjumpai Kefas dan keduabelas rasul, sesudah itu Ia menampakkan diri kepada 500 pengikut-Nya yang sebagian masih hidup untuk bisa dimintai kesaksiannya, lalu Yesus yang bangkit itu juga menampakkan diri kepada Yakobus serta kepada Paulus pribadi (1 Kor. 15:5-8). Semua pihak yang disebutkan itu pernah berjumpa dengan Kristus yang sungguh¬sungguh bangkit. Bagi Paulus semua perjumpaan itu merupakan bukti yang sahih dan tak terbantahkan. Jadi bukan soal kubur kosong yang jadi bukti empirisnya, tapi pengalaman banyak orang saksi, bukan hanya dua atau tiga orang, tapi ratusan orang, yang dijadikan bukti yang sah (ingat dalam tradisi Yahudi, kesaksian dua orang yang sepakat dianggap sebagai bukti yang sah).
Selain bukti empiris, Paulus juga mengajukan sebuah logika berpikir dalam bagian perikop bacaan kali ini: kalau tidak ada kebangkitan orang mati maka Kristus juga tidak bangkit; kalau Kristus tidak bangkit maka sia-sialah pemberitaan tentang Injil yang dibawa Paulus dan sialah-sialah kepercayaan pengikut Kristus. Bahkan orang¬orang yang percaya kepada Kristus itu dianggap sebagai orang yang paling malang karena mereka percaya pada sesuatu yang bohong belaka. Dan ujungnya mana ada orang yang mau percaya pada sesuatu yang sudah pasti tidak benar.
Karenanya dalam 1 Kor. 15:20 Paulus menegaskan demikian: "Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai "buah" yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal." Yesus oleh Paulus disebut sebagai buah sulung. Dalam hal ini, Paulus memakai sebuah kebiasaan yang ada di kalangan orang Yahudi: gandum baru hasil panen di Israel tidak dapat diperjualbelikan dan tidak dapat dipakai sebelum buah sulung (hasil pertama dari ladang itu) dipersembahkan kepada Tuhan. Demikian juga panen hidup yang baru belum tiba sampai Yesus dibangkitkan dari kematian-Nya sebagai buah sulung. Jika semula tidak ada harapan manusia untuk selamat dan keluar dari kungkungan dosa, kini ada harapan baru, kuasa dosa telah ditundukkan. Jika semula tidak ada harapan manusia untuk hidup selain menerima kematian kekal, kini orang yang percaya dijamin akan mengalami hidup yang diubahkan kini di sini dan hidup kekal kelak di sorga sana. Kebangkitan Yesus adalah sebuah tanda dimulainya kebangkitan orang¬orang percaya. Ada hidup baru sesudah kematian. Kebangkitan Yesus itu juga menjadi penanda harapan baru bagi manusia yang semula mengalami keputusasaan karena tidak bisa melepaskan diri dari jerat kuasa dosa. Kebangkitan Yesus sebagai yang sulung menjadi jalan pembuka bangkitnya orang-orang yang percaya kepada-Nya untuk jadi manusia baru yang dipulihkan, ditebus dan berkuasa atas dosa.
 

PENGENAAN
 


Kadang kita lupa seperti para murid sehingga perlu diingatkan kembali akan janji Tuhan itu bahwa pada hari ketiga Ia akan bangkit. Apalagi belakangan ini upaya untuk menggoyahkan kepercayaan akan kebangkitan Kristus mulai muncul lagi.
 
  - Ada yang kemudian mengatakan kesaksian para murid yang melihat Yesus bangkit lebih didasari oleh ilusi mereka yang diliputi kerinduan luar biasa akan kehadiran Yesus sehingga mereka "seakan-akan bertemu" dengan Yesus.
- Ada juga hipotesa yang diajukan James Tabor, penulis buku Jesus Dynasty. Tulisnya,"So if the tomb was empty the historical conclusion is simple ¬Jesus' body was moved by someone and likely reburried in another location." Ia berusaha menangkis pernyataan "kubur kosong membuktikan Yesus hidup". Ia katakan bahwa kalau secara historis kubur-Nya kosong, sederhana saja bahwa mayat Yesus dipindah oleh seseorang dan dikubur ulang di tempat lain.

Tulisan James Tabor ini hanya satu dari banyak tulisan yang mau menyatakan bahwa kebangkitan Yesus tidak terjadi dalam sejarah. Tegasnya, Yesus tidak bangkit! Tidak sedikit remaja yang menjadi goyah kepercayaannya dengan banyaknya tulisan dan tayangan yang mencoba membuktikan fakta Yesus tidak bangkit. Dalam konteks itulah, tema hari ini bisa dipandang sebagai sebuah rekonfirmasi atan penegasan ulang tentang keyakinan iman percaya kita akan Kristus dan kebangkitan-Nya.
Memang kebangkitan Yesus dan kuasa-Nya yang menebus kita dari dosa dan manusia lama itu perlu bukti yang bisa dilihat orang banyak. Tapi buktinya bukanlah pembuktian ilmiah secara empiris dengan penggalian makam kuno di Yerusalem. Buktinya harus kita buat bersama. Loh kok bisa? Kalau orang-orang ingin bukti, tetap ada bukti yang bisa dilihat mata. Paulus mengingatkan kita,"Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka" (2 Kor. 5:15). Bukti itu adalah perilaku hidup kita sebagai pengikut Kristus yang telah menjadi ciptaan baru sebagai hasil kebangkitan Yesus. Sebagai ciptaan baru, para remaja perlu menunjukkan perilaku yang berubah dari kebiasaan lama yang merusak dan penuh pelanggaran. Sebagai ciptaan yang baru, para remaja harus bangkit dari keterpurukan hidup yang bergelimang dosa dan pemberontakan, diganti dengan hidup yang dituntun dan patuh pada kehendak Tuhan. Hidup baru yang dijalani bukan lagi hidup yang egois dan hanya mementingkan diri sendiri, tapi hidup yang penuh kasih dan kepedulian terhadap sesama. Dengan melihat perubahan besar dalam hidup anak-anak Tuhan, orang lain akan melihat dan merasakan Yesus sungguh-sungguh bangkit dan kebangkitan-Nya itu memang membawa dampak dalam hidup orang yang percaya kepada-Nya.
 

LANGKAH-LANGKAH PENYAMPAIAN
 


1. Awali kegiatan dengan menonton cuplikan film "Tomb of Jesus". Mintalah remaja untuk mengungkapkan pendapat mereka setelah menonton film tersebut. Bagaimana pandangan mereka tentang hipotesa bahwa kubur yang ditemukan itu berisi tulang belulang Yesus dan keluarganya?
2. Jelaskan bahwa sejak awal kekristenan, sudah ada yang menyangsikan kebangkitan Kristus. Paparkan penjelasan teks tentang upaya Paulus menegaskan Yesus sungguh bangkit melalui kesaksian banyak orang dan para murid, bahkan dirinya sendiri, dan melalui logika berpikir yang disukai orang-orang Yunani pada waktu itu.
3. Sampaikan juga soal salam Paskah dari gereja Ortodox Timur: "Christos anesti" (Dia sudah bangkit) yang dibalas dengan ucapan "Alithos anesti" (sungguh, Dia bangkit) merupakan upaya penyadaran terus menerus dan penegasan ulang mengenai keyakinan iman para pengikut Kristus tentang kebangkitan Kristus.
4. Pada bagian pengenaan ajak remaja untuk memberi bukti bahwa Kristus sungguh-sungguh bangkit dan kebangkitan-Nya menjadi buah suluh bagi kebangkitan kita sebagai manusia baru dengan menunjukkan perubahan nyata dalam hidup sehari-hari melalui kata dan perbuatan yang mencerminkan Kristus.
5. Akhiri dengan Ilustrasi yang mau mengajak remaja untuk mengisi hidup baru sebagai cerminan Kristus yang bangkit sehingga orang yang berelasi dengan mereka dapat merasakan kehadiran Kristus yang memberi harapan.
 

                                                                                                   
KEGIATAN


KEGIATAN
• Menonton cuplikan film "The Tomb of Jesus" (link: https://www.youtube.com/watch?v=QLwF21dNpbQ)
 

ILUSTRASI


                                                                          Apakah Engkau Yesus?
Beberapa tahun yang lalu, sekelompok salesmen menghadiri pertemuan sales di Chicago. Mereka telah meyakinkan istri-istri mereka bahwa mereka akan mempunyai cukup waktu untuk makan malam bersama di rumah pada hari Jumat. Namun, manager sales menghabiskan lebih banyak waktu daripada yang telah diperkirakan dan pertemuan berakhir lebih lambat daripada yang telah dijadwalkan. Akibatnya, dengan tiket pesawat dan tas mereka di tangan, mereka berlari menerobos pintu airport, tergesa-gesa, mengejar penerbangan mereka pulang.
Ketika mereka sedang berlari-lari, salah satu dari para salesman ini tidak sengaja menendang sebuah meja yang digunakan untuk menjual apel. Dan apel-apel itu beterbangan. Tanpa berhenti atau menoleh ke belakang, mereka semua akhirnya berhasil masuk ke dalam pesawat dalam detik-detik terakhir pesawat itu tinggal landas.
Semua, kecuali satu. Dia berhenti, menghela napas panjang, bergumul dengan perasaannya lalu tiba-tiba rasa kasihan menyelimuti dirinya untuk gadis yang menjual apel. Ia berkata kepada rekan-rekannya untuk pergi tanpa dirinya, melambaikan tangan, meminta salah satu temannya untuk menelpon istrinya ketika mereka sampai di tempat tujuan untuk memberitahukan bahwa ia akan mengambil penerbangan yang berikutnya. Kemudian, ia kembali ke pintu terminal yang berceceran dengan banyak sekali buah apel di lantai. Salesman ini merasa lega ketika ia tiba di sana. Gadis yang berumur 16 tahun ini buta! Gadis tersebut sedang menangis, air matanya mengalir turun di pipinya, dan gadis itu sedang berusaha untuk meraih buah-buah apel yang bertebaran di antara kerumunan orang-orang yang berseliweran.di sekitarnya, tanpa seorang pun berhenti, atau pun cukup peduli untuk membantunya.
Salesman itu berlutut di lantai di sampingnya, mengumpulkan apel-apel tersebut, menaruhnya kembali ke dalam keranjang dan membantu memajangnya di meja seperti semula. Seketika itu, ia menyadari bahwa banyak dari apel itu rusak, dan ia mengesampingkan apel yang rusak ke dalam keranjang yang lain. Setelah selesai, pria ini mengeluarkan uang dari dompetnya dan berkata kepada si gadis penjual, "Ini, ambillah $20 untuk semua kerusakan ini. Apakah kau tidak apa-apa?" Gadis itu mengangguk, masih berlinang air mata. Pria itu melanjutkan dengan,"Saya harap kami tidak merusak harimu begitu parah." Ketika pria ini mulai beranjak pergi, gadis penjual yang buta ini memanggilnya, "Tuan..." Pria ini berhenti, dan menoleh ke belakang untuk menatap kedua matanya yang buta. Gadis ini melanjutkan, "Apakah engkau Yesus?"
  
  
Ia terpana. Kemudian, dengan langkah yang lambat ia berjalan masuk untuk mengejar penerbangan berikutnya. Dan pertanyaan itu terus menerus berbicara di dalam hatinya, "Apakah kau Yesus?" Pernahkah ada orang mengira engkau Yesus?
(link: https://www.youtube.com/watch?v=7TT-UsiPQ6o)
                                                   
 
 

 


A R S I P
| derap januari 0116 | derap januari 0216 | derap januari 0316 |
| derap januari 0416 | derap januari 0516 | derap februari 0116 | derap februari 0216 | derap februari 0316 |
| derap februari 0416 | derap maret 0116 | derap maret 0216 | derap maret 0316 | derap maret 0416 |
 | derap april 0116 | derap april 0216 | derap april 0316 | derap april 0416 | derap mei 0116 |

 | derap mei 0216 | derap mei 0316 | derap mei 0416 |derap mei 0516 |derap juni 0116 | derap juni 0216 |
 | derap juni 0316 | derap juni 0416 |derap juli 0116 | derap juli 0216 | derap juli 0316 | derap juli 0416 |  |derap juli 0516 | derap agustus 0116 | derap agustus 0216 | derap agustus 0316 | derap agustus 0416 |
| derap september 0116 | derap september 0216 | derap september 0316 | derap september 0416 |
| derap oktober 0116 | derap oktober 0216 | derap oktober 0316 | derap oktober 0416 |
| derap oktober 0516 | derap nopember 0116 | derap nopember 0216 | derap nopember 0316 |
|derap nopember 0416 | derap desember 0116 | derap desember 0216 | derap desember 0316 |
| derap desember 0416 | derap januari 0117 | derap januari 0217 | derap januari 0317 |
| derap januari 0417 |derap januari 0517 | derap februari 0117 | derap februari 0217 |
| derap februari 0317 | derap februari 0417 | derap maret 0117 |derap maret 0217 |
| derap maret 0317 | derap maret 0417 | derap april 0117 | derap april 0217 |

 

Sahabat Surgawi,
 Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja antar denominasi OnLine
www.sahabatsurgawi.net - webmaster@sahabatsurgawi.net, Copyright © 1999