HOME ABOUT US KESAKSIAN AGENDA GEREJA LINK CONTACT US


 

Derap Remaja Edisi 41
Bahan Pembinaan Remaja Gereja Kristen Indonesia


Pembayaran dapat dilakukan dengan 2 cara :

1. Via Bank:
Tahapan BCA no. 0372999053, an. Wisnu Sapto Nugroho
Segera kirimkan pemberitahuan pengiriman bank.
2. Via Pos Wesel:
dengan cara memakai blangko yang dilampirkan dalam surat pengantar.
Pdt. Wisnu Sapto Nugroho, Samirono Baru 71 Kompleks LPPS Yogyakarta 55281

Alamat Sekretariat & Distribusi DERAP REMAJA:
Samirono Baru 71 Kompleks LPPS Yogyakarta 55281

Harga per eksemplar Rp. 40.000,-

 

April 2017    
GRACE ALONE
Roma 1:6-7
 
  1
VICARIOUS DEATH
Roma 5:6-11
 
  2
CHISTOS ANESTI
1 Korintus 15:12-23
 
  3
SOLA GRATIA SOLA FIDE SOLA SCRIPTURA
Roma 3:20-28
 
  4
AMAZING GRACE
1 Korintus 1:4-9
  5

 

2017

April
Minggu 5
 



 

 AMAZING GRACE


 Bacaan Alkitab: 1 Korintus 1:4-9
 Bahan yang Diperlukan:


 

FOKUS



Amazing Grace adalah judul hymnal yang dibuat oleh John Newton (1725-1807) yang berasal dari pengalaman pribadinya dalam perjumpaan dengan Kristus. Amazing Grace juga merupakan judul sebuah film Inggris - Amerika yang dibintangi oleh Ioan Gruffudd dan Albert Finney yang didalamnya terdapat pula cerita kehidupan John Newton. Melalui pelajaran kali ini, remaja diajak untuk melihat bagaimana kasih karunia yang diterima John Newton melalui perjumpaannya dengan Kristus merubah hidupnya.
 

PENJELASAN TEKS


1. Dalam suratnya kepada jemaat di Korintus, Paulus berulang kali menyatakan bahwa Kristus mampu melakukan banyak hal kepada mereka, dan dengan penuh syukur ia menyatakan bahwa apa yang dijanjikan oleh Kristus telah digenapi¬Nya. William Barclay menulis bahwa Seorang missionaris mengatakan kepada raja Piktish kuno "Jika engkau menerima anugerah Kristus, maka kamu akan senantiasa menemukan kejutan demi kejutan yang riil". Oleh karena semuanya adalah dan Allah atas karunia-Nya, maka siapapun yang percaya pada Kristus adalah karena-Nya.

Pengalaman ini dirasakan oleh John Newton pada saat kapalnya Greyhound berada dalam badai yang besar di tengah laut Atlantik utara. Ia telah berusaha dengan segala cara agar kapalnya yang sudah bocor tidak tenggelam namum tidak ada hasilnya. Dalam kondisi yang kritis ia berteriak pada Tuhan "Kasihanilah kami ya Tuhan" dan Ia selamat. Pengalamannya ini ia tuangkan dalam lagunya Amazing Grace. Di dalam bait pertama (yang terdapat pada Yohanes 9:25) ia menulis:

   Ajaib benar anugerah pembaru hidupku!
   `Ku hilang, buta, bercela; olehnya `ku sembuh.

Saat John Newton menyerahkan segala-Nya kepada Tuhan, maka ia juga menyatakan bahwa Kristus mampu melakukan segalanya, dan teriakannya pada Tuhan dijawab dengan menyelamatkannya beserta seisi kapalnya. Merupakan suatu kejutan yang tak disangka-sangka saat ia bisa selamat.
2. Karunia diberikan oleh Kristus kepada setiap yang percaya pada-Nya. Paulus menggunakan kata Karisma yang berarti sesuatu yang diberikan secara cuma-cuma kepada seseorang, yang mana sebenarnya tidak layak ia dapatkan dan yang tidak mungkin dapat ia usahakan sendiri. Karunia ini, menurut Paulus datang dalam dua cara:
 
  a. Keselamatan adalah karunia dari Allah. Untuk dapat memiliki hubungan yang benar dengan Allah, manusia tidak dapat menggunakan kekuatan dan usahanya sendiri. Hal ini merupakan hadiah dan kemurahan hati yang luar biasa dari Allah (lih. Rom 5:15)."Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan
pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus.
Dalam bait ke 2 dan 3 (berdasarkan Mazmur 66:16) ia menuturkan :
    "Ketika insaf, `ku cemas, sekarang, `ku lega!
    Syukur, bebanku t' lah lepas berkat anugerah!

    Di jurang yang penuh jerat terancam jiwaku;
    anug'rah kupegang erat dan aman pulangku

Karunia keselamatan Allah membawa suatu perubahan besar dalam hidup John Newton yang semula kejam, tidak berperikemanusiaan dan tidak percaya pada Allah bahkan menentang Allah dan suka mengolok-olok pengikut Kristus kemudian menyerahkan dirinya pada Allah. Secara bertahap ia mulai membaca buku "The Christian' Pattern" karya Thomas Kempis dan ia yang semula bertindak kejam pada para budak mulai memperlakukan mereka secara manusiawi. Ia kemudian belajar teologi dan ditahbiskan menjadi pendeta
Anglikan pada tahun 1764
 
  b. Karisma dari Allah memampukan setiap manusia untuk menyatakan dan mengembangkan setiap karunia yang ia miliki dalam hidupnya (lih. 1 Korintus 12:4-10; 1 Timotius 4:14; 1 Petrus 4:10). Hal ini membuat manusia dalam Allah menjadi kaya dalam segala hal (ay.5-6). Jika mereka menyadarinya, maka mereka akan membawa atmosfir kehidupan dan karakter yang baru. Di dalam pemahaman yang baru, manusia menyadari bahwa apa yang mereka peroleh adalah dari Allah sehingga apa yang diterima juga kembali
dipertanggungjawabkan kepada Allah. Apa yang kita miliki kita pergunakan bukan untuk diri kita melainkan untuk kehendak Allah, bukan untuk keuntungan kita tetapi untuk kemuliaan Allah dan kebaikan manusia.

Bait ke 4 dalam hyme Amazing Grace bercerita mengenai pertumbuhan iman dan karya John Newton setelah menyerahkan dirinya pada Allah.
   Kudapat janji yang teguh, kuharap sabda-Nya
   dan Tuhanlah perisaiku tetap selamanya.

John Newton menggunakan segala karunia yang Allah berikan padanya untuk memuliakan Tuhan. Ia mulai berusaha dan berjuang untuk menghilangkan perbudakan. Ia bersama dengan William Wilberfoce berjuang dengan kuasa Allah dan walaupun perjuangannya berat karena banyak yang menentang, namun John Newton berpegang teguh pada janji-Nya dan pada akhirnya perbudakan berhasil dihilangkan.
Bait ke 6 merupakan bait yang menceritakan tentang perjuangannya dalam menghilangkan perbudakan yang ditambahkan kemudian ke dalam lagunya oleh Hatriet Beecher Stowe berdasarkan puisi dari komunitas Afrika Amerika yang telah ada selama minimal 50 tahun. Bait ini aslinya adalah bagian dari lagu "Jerusalem, My Happy Home"

       Meski selaksa tahun lenyap di sorga mulia,
       rasanya baru sekejap memuji nama-Nya!

3. Akan ada titik terakhir dalam hidup. Dalam Perjanjian Lama penggunaan kalimat "Hari Tuhan" berulang kali ditemukan. Hal ini adalah hari dimana bangsa Yahudi mengharapkan Allah untuk menyatakan dirinya dalam sejarah kehidupan, hari dimana dunia lama akan dimusnahkan dan bumi yang baru akan muncul. Bagi pengikut Kristus, hari ini adalah hari dimana Kristus akan datang kedua kalinya dalam kemuliaan-Nya (ay.8). Pemahaman Eskatologis (hari-hari terakhir) ini sangat dekat dengan pengikut Kristus yang pada masa itu mengalami banyak penderitaan karena kesetiaan mereka pada Kristus.
Pengharapan John Newton pada kasih Allah dalam seluruh hidupnya hingga masa akhirnya membuat hidupnya terus dipenuhi karya
Bait 5 menceritakan bagian ini.

       Kendati nanti ragaku terkubur dan lenyap,
       Pada-Nya aku berteduh bahagia tetap.
 

PENGENAAN
 


Bagi kaum muda kebanyakan, mungkin banyak yang sudah mendengar dan mengetahui tentang Kristus dan anugerah-Nya, namun mungkin tidak banyak yang telah mengalami perjumpaan dengan-Nya, atau mereka tidak menyadari kehadiran, anugerah dan karunia Allah dalam hidup mereka. Hal ini dapat terjadi karena pendangkalan makna yang terjadi pada masa ini, yang lebih berfokus pada apa yang terlihat dan instan.
Pengalaman spiritual John Newton dalam hidupnya membuat ia menyadari pemahaman kasih karunia Allah. Seluruh hidupnya menjadi kesaksian yang terus dapat menjadi berkat bagi banyak orang. Hidupnya menjadi kesaksian akan kasih dan karunia Allah. Walaupun pada masa mudanya ia tidak mau menerima Kristus, bahkan menolak-Nya, namun kasih dan anugerah Allah tidak meninggalkan dia. Dunia kaum muda mungkin lebih sering mencari kesenangan diri dan kerap mengesampingkan Tuhan dalam kehidupan, apalagi di zaman yang semakin mencari kepuasan pribadi melalui materi dan hal-hal jasmani lainnya. Namun kasih Tuhan tidak pernah hilang dan anak-anak-Nya. Oleh karena itu remaja dapat diajak untuk mensyukuri kasih karunia yang Allah berikan kepada mereka.
 

LANGKAH-LANGKAH PENYAMPAIAN
 


6. Ajaklah remaja untuk menyanyikan lagu KJ 40 Ajaib Benar Anugerah (bisa juga menggunakan teks bahasa Inggris jika memungkinkan karena maknanya lebih dalam)
7. Jelaskan kepada remaja mengenai cerita di balik lagu ini.
8. Tanyakan kepada remaja apakah mereka pernah mengalami perjumpaan dengan Kristus yang merubah hidup dan cara pandang mereka akan Tuhan dan hidup (cerita mereka tidak harus sedalam atau sedramatis cerita John Newton)
9. Bacalah teks Alkitab dan jelaskan hubungan antara teks dengan cerita hidup John Newton dan lagu Amazing Grace (Ajaib benar anugerah)
10. Tutuplah dengan menyanyikan kembali lagu Amazing Grace dan ajaklah remaja untuk lebih menghayati setiap baris yang mereka nyanyikan.

                                                                                                   
KEGIATAN


Amazing Grace

Amazing grace! How sweet the sound
That saved a wretch like me!
I once was lost, but now am found;
Was blind, but now I see.

'Twas grace that taught my heart to fear,
And grace my fears relieved;
How precious did that grace appear
The hour I first believed.

Through many dangers, toils and snares,
I have already come;
'Tis grace hath brought me safe thus far,
And grace will lead me home.

The Lord has promised good to me,
His Word my hope secures;
He will my Shield and Portion be,
As long as life endures.

Yea, when this flesh and heart shall fail,
And mortal life shall cease,
I shall possess, within the veil,
A life of joy and peace.

The earth shall soon dissolve like snow,
The sun forbear to shine;
But God, who called me here below,
Will be forever mine.

When we've been there ten thousand years,
Bright shining as the sun,
We've no less days to sing God's praise
Than when we'd first begun
 

ILUSTRASI


Cerita hymnal Amazing Grace dan biografi John Newton
https://id.wikipedia.org/wiki/Amazing Grace
http://pelitaku.sabda.org/john newton ketika yang terhilang_diselamatkan


                                                                                John Newton

John Newton, lahir di London, anak seorang kapten kapal yang sangat dihormati, pada awalnya mendedikasikan diri kepada pelayanan Kristen, akibat ibunya yang sangat taat. Pelatihan keagamaannya bermula pada masa kecil dan ketika dia berusia 4 tahun, dia dapat dengan lancar menghafalkan bait-bait dari Katekismus Wesminster dan lagu-lagu pujian karangan Isaac Watts.

Ketika berusia 11 tahun, dia berlayar ke Mediterania bersama ayahnya, tetapi pada usia 17 tahun, dia meninggalkan semua atribut keagamaannya dan beralih pada penyembahan kepada iblis. Hanya karena kekasihnya Mary Catlett, yang dicintainya sejak 1742, tapi akhirnya baru dinikahi tahun 1750, yang menyinarkan sedikit cahaya kemanusiaan dalam hatinya. Dia meninggalkan kapalnya, dan dibawa kembali seperti seorang tawanan. Sangat besar hukuman yang harus ditanggungnya, hingga dia berencana untuk melakukan bunuh diri, hanya karena cintanya yang sangat besar kepada Mary, yang tetap membuatnya bertahan.

Setelah menjalani masa hukumannya, dia memulai suatu karier yang begitu keji, hingga teman-temannya mulai meragukan akal sehatnya. Tinggal bersama beberapa waktu di antara para pedagang budak di Sierra Leone, dia diperlakukan sangat buruk oleh istri majikannya, seorang Portugis berkulit hitam. Belakangan kemudian, dia berkata,"Jika Anda pernah melihat saya begitu dalam mimpi buruk, dan malam hari sendiri mencuci pakaian saya di bebatuan, setelah itu mengenakannya walau masih basah, agar dapat kering di punggung saya ketika saya tidur; jika Anda pernah melihat saya sebagai seseorang yang begitu miskin yang ketika sebuah kapal berlabuh di pulau, malu kadang mendatangi saya hingga saya ingin menyembunyikan muka saya dibalik pepohonan, menghindari tatapan mata orang¬orang asing; jika Anda tahu bahwa tingkah laku saya, prinsip hidup saya, dan hati saya masih lebih hitam dari kondisi fisik saya — betapa sangat kecil kemungkinan Anda akan membayangkan bahwa seseorang seperti itu dijaga dengan begitu baik dengan providensi dan kebaikan yang luar biasa oleh Allah." Kemudian ditambahkan, "Satu-satunya keinginan baik yang tersisa hanyalah kembali ke Inggris dan menikahi Mary."
Setelah dipermalukan dan penderitaan yang berlanjut, dia berada di atas sebuah kapal yang menuju ke Inggris, menghabiskan beberapa hari yang sepi di laut membaca "Imitation of Christ (Thomas A. Kempis)." Ketika sebuah badai besar mengamuk, dia menganggap dirinya seperti Yunus yang menjadi penyebab dan kutukan atas kehidupannya yang sangat rusak, atas angin yang luar biasa dan gelombang setinggi gunung yang mengancam kapal tersebut untuk karam. Tiba-tiba sebuah badai besar menghantam jiwanya. Dengan kesadaran yang telah dibangkitkan dia menganggap hari tersebut, 10 Maret 1748, sebagai hari `ulang tahun' rohaninya.

"Saya menangis memohon kepada Tuhan dengan tangisan seperti pekikan yang muak didengarkan, tetapi tidak ditolak oleh Allah," dia berkata. "Dan saya mengingat Yesus yang begitu sering saya acuhkan."Tetapi perubahan yang terjadi saat itu, hanyalah sebuah reformasi dari seseorang yang belum percaya. Selama 6 tahun berikutnya dia melakukan beberapa perjalanan dengan kapal yang dimilikinya, dengan membawa beberapa barang, bahkan budak-budak di beberapa kesempatan. Hingga ketika dia tiba di Liverpool tahun 1754, barulah dia menjadi orang Kristen yang lahir baru. Tetapi belum juga dia menyadari diri untuk terjun ke dalam suatu pelayanan yang telah dipersiapkan ibunya sejak dahulu. Secara bertahap dia mulai memusatkan segalanya kepada Kristus, dengan harapan bahwa suatu saat dia akan tertebus untuk dipanggil melayani Kristus. Setelah dua kali secara ajaib terselamatkan dari kematian, dana beberapa tahun belajar dan latihan yang sulit, dia diangkat sebagai pejabat kerasulan di Church of England pada bulan 16 Desember 1758.

Enam tahun kemudian dia pergi ke Olney, dimana dia diurapi menjadi seorang diaken dan pendeta. Kebersamaannya dengan William Cooper menghasilkan diterbitkannya buku mereka berjudul "Olney Hymns." Nomor 41, pada buku I, mengandung kisah hidup Newton dalam versi: Amazing grace, how sweet the sound, That saved a wretch like me; I once was lost but now am found, Was blind but now I see. `Twas grace that taught my heart to fear, And grace my fears relieved; How precious did that grace appear, The hour I first believe. Through many dangers, toils and snares, I have already come; `Tis grace hash brought me safe thus far, And grace will lead me home. Perjalanan hidupnya berakhir di tahun 1779, pergi untuk melayani dua gereja di London. Di sana dia mencurahkan semua tenaganya untuk melayani Tuhan dengan setia hingga hayatnya tiba, 21 Desember 1807, di usia 82.

Di nisannya tertulis seperti berikut: "John Newton, Pejabat, seseorang yang dahulunya penentang Kristen dan penganut kebebasan, yang, oleh anugerah yang kaya dari Tuhan dan Juruslamat kita, Yesus Kristus, dijaga, dibaharui, diampuni, dan diurapi untuk memberitakan iman yang dahulu sangat berusaha dihancurkan olehnya, hampir 16 tahun di Olney di Bucks, dan 28 tahun di gereja ini."Kemudian ditambahkannya,"Dan saya dengan sangat serius mengharapkan bahwa tidak ada monumen lain dan tulisan lain kecuali hal yang dituliskan ini, yang dibuat atas nama saya."
Tuhan, buatlah aku sadar akan dosa-dosaku. Buatlah aku sadar juga dengan anugerah-Mu yang agung — anugerah-anugerah kehidupan setiap hari dan anugerah keselamatan yang ajaib dan indah.

https://musisigereja.wordpress.com/2010/03/24/sejarah-lagu-amazing-grace-john¬newton-1725-%E2%80%93-1807/

 

 


A R S I P
| derap januari 0116 | derap januari 0216 | derap januari 0316 |
| derap januari 0416 | derap januari 0516 | derap februari 0116 | derap februari 0216 | derap februari 0316 |
| derap februari 0416 | derap maret 0116 | derap maret 0216 | derap maret 0316 | derap maret 0416 |
 | derap april 0116 | derap april 0216 | derap april 0316 | derap april 0416 | derap mei 0116 |

 | derap mei 0216 | derap mei 0316 | derap mei 0416 |derap mei 0516 |derap juni 0116 | derap juni 0216 |
 | derap juni 0316 | derap juni 0416 |derap juli 0116 | derap juli 0216 | derap juli 0316 | derap juli 0416 |  |derap juli 0516 | derap agustus 0116 | derap agustus 0216 | derap agustus 0316 | derap agustus 0416 |
| derap september 0116 | derap september 0216 | derap september 0316 | derap september 0416 |
| derap oktober 0116 | derap oktober 0216 | derap oktober 0316 | derap oktober 0416 |
| derap oktober 0516 | derap nopember 0116 | derap nopember 0216 | derap nopember 0316 |
|derap nopember 0416 | derap desember 0116 | derap desember 0216 | derap desember 0316 |
| derap desember 0416 | derap januari 0117 | derap januari 0217 | derap januari 0317 |
| derap januari 0417 |derap januari 0517 | derap februari 0117 | derap februari 0217 |
| derap februari 0317 | derap februari 0417 | derap maret 0117 |derap maret 0217 |
| derap maret 0317 | derap maret 0417 | derap april 0117 | derap april 0217 | derap april 0317 |
| derap april 0417 |

 

Sahabat Surgawi,
 Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja antar denominasi OnLine
www.sahabatsurgawi.net - webmaster@sahabatsurgawi.net, Copyright © 1999