HOME KESAKSIAN DOA ABOUT US CONTACT US LINK

 















 
Cara mendapatkan Derap Remaja

Pembayaran dapat dilakukan dengan 2 cara :
1. Via Bank:
Tahapan BCA no. 0372999053, an. Wisnu Sapto Nugroho
Segera kirimkan pemberitahuan pengiriman bank.
2. Via Pos Wesel:
dengan cara memakai blangko yang dilampirkan dalam surat pengantar.
Pdt. Wisnu Sapto Nugroho, Samirono Baru 71 Kompleks LPPS Yogyakarta 55281

Alamat Sekretariat & Distribusi DERAP REMAJA:
Samirono Baru 71 Kompleks LPPS Yogyakarta 55281
Telp. (0274) 514721 Fax(0274) 543001

Harga per eksemplar Rp. 40.000,-
 

DERAP REMAJA EDISI 45
Januari - Juni 2019
Bahan Pembinaan Remaja Gereja Kristen Indonesia


Lihatlah Sekelilingmu |
Menjadi Berkat|
Tuhan Tidak Diskriminatif|
Menegakkan Keadilan

    Menjadi Berkat
Bagi Banyak Orang

fokus
Tidak ada yang kebetulan terjadi dalam kehidupan anak-anak Tuhan. Begitu juga tentang keberadaan hidup seseorang dan kehadirannya di tengah dunia, tidak terjadi begitu saja tanpa maksud tertentu. Rick Warren pernah mengatakan bahwa kehadiran kita di tengah dunia bukanlah sebuah kecelakaan, tapi ada dalam rencana
Tuhan yang menginginkan kita untuk memuliakan Allah dan menjadi berkat bagi sekitar kita. Pelajaran hari ini disusun agar remaja memahami tugasnya untuk menjadi berkat di tengah masyarakat dan mau terlibat dalam kegiatan-kegiatan bermasyarakat.
 
Materi ini membutuhkan: fotocopy lembar isian

penjelasan teks
Sebelum tahun 538 SM, sebagian besar rakyat Israel berada dalam pembuangan di Persia. Dalam pembuangan itu, ada beberapa orang Israel yang bekerja di istana Raja Persia, salah satunya adalah Nehemia. Ia menjadi juru minuman raja. Tentu ini adalah sebuah pekerjaan yang menuntut kepercayaan dan ketelitian penuh. Tidak sembarangan orang bisa ada di posisi Nehemia. Walaupun ia sudah mempunyai pekerjaan yang cukup dipercaya sang raja, Nehemia tidak melupakan keadaan rekan-rekan sebangsanya.
 

Pada tahun 538 SM, Raja Koresy mengijinkan orang-orang Israel kembali ke tanah air mereka. Antara tahun 538-520 SM banyak orang Yahudi yang memanfaatkan kesempatan itu. Tugas pertama yang mereka lakukan adalah membangun kembali Bait Suci dan tugas itu diselesaikan tahun 515 SM. Setelah Bait Suci selesai dibangun kembali, bukan berarti persoalan di Israel selesai. Orang-orang Yahudi masih mendapat ancaman keamanan karena mereka belum memiliki tembok kota yang berfungsi untuk melindungi mereka dari serangan bangsa-bangsa lain. Selain itu, keadaan ekonomi juga belum membaik, ada perselisihan, penindasan dan pemerasan di kalangan orang-orang Yahudi sendiri. Di bidang agama, ibadah kepada Tuhan dilalaikan dan para imam hanya mencari keuntungan sendiri.
Dalam keadaan seperti itulah Nehemia tampil. Di tengah keadaan yang dapat membuat orang putus asa dan apatis. Nehemia memberi teladan yang baik. Ia mau jadi berkat bagi sesamanya.
Pertama, ia punya perhatian dan kepedulian terhadap kesejahteraan orang lain. Kedudukannya di istana raja sebagai penyedia anggur raja membuat ia dekat dengan raja dan sering bertemu dengannya. Ayat 1-2 menyiratkan bahwa raja tahu ada yang sedang dipikirkan dalam benak Nehemia lewat raut mukanya yang muram. Kedekatan dengan raja itu tidak dimanfaatkan untuk kepentingan dirinya sendiri melainkan dipakai untuk mendatangkan kesejahteraan umat dan memuliakan Allah. Perhatian terhadap keadaan bangsanya tampak ketika ia memohon kepada Raja Siria, Arthasasta, untuk diijinkan kembali ke Israel. Nehemia ingin menjadi berkat dengan membangun kembali bangsanya yang sudah hancur lebur, baik dengan cara membangun tembok Yerusalem, maupun dengan menata masyarakat di bidang agama dan sosial. Tujuan utamanya agar kembali ada ibadah yang benar terhadap Tuhan Allah sehingga Allah dimuliakan.
Kedua, Nehemia cermat dan bijak untuk menjadi berkat. Ia sadar apa yang akan dilakukannya untuk membantu umat Israel, bukanlah pekerjaan mudah. Ia tahu sulit untuk memperoleh bahan-bahan untuk pembangunan. Belum lagi ada perlawanan dari pihak-pihak yang tidak senang kalau Yerusalem dibangun kembali, yaitu dari Sanbalat orang Horon dan Tobia orang Amon. Menyadari hal itu, dengan hati-hati dan cermat, Nehemia meminta surat kuasa dari Raja Arthahsasta (ay. 7-8). Tampak sekali tergeraknya Nehemia untuk jadi berkat, bukanlah sekadar karena hal-hal yang emosional sifatnya. Ia punya perencanaan yang matang dan telah mempertimbangkan masak-masak banyak hal, termasuk hal yang buruk yang mungkin terjadi. Terbukti kemudian, surat kuasa yang ia miliki amat membantu pelaksanaan pembangunan Yerusalem. Ia mendapat pengawalan dan pasokan bahan bangunan yang diperlukan.
Ketiga. Nehemia tidak melupakan Tuhan dalam mewujudkan kerinduannya menjadi berkat. Peran penting Allah tidak dilupakan Nehemia. Untuk apa yang telah dipertimbangkannya dan apa yang akan dilakukannya. Nehemia memohon pertolongan Tuhan. Hal itu tampak di perikop sebelumnya. Neh. 1:4 menyebutkan bahwa setelah mendengar keadaan rekan-rekan sebangsanya. Nehemia berdoa mohon petunjuk Allah. Ia tahu tanpa kemurahan dan pertolongan Tuhan, usaha yang dilakukannya akan sia-sia, maka ia berserah penuh pada pimpinan Tuhan sehingga kerinduannya untuk menjadi berkat benar-benar terpenuhi.

pengenaan
Banyak remaja tidak peduli dengan keadaan sosial di sekitarnya. Kecenderungan yang muncul adalah tidak sedikit remaja yang lebih memikirkan kesenangan diri dan kenyamanan hidup, tanpa mau berbagi perhatian untuk kebaikan masyarakat. Berbeda dengan kebanyakan remaja, remaja Kristen justru sebaliknya, seharusnya punya kerinduan untuk mengisi hidupnya bukan lagi hanya untuk kepentingan dan kenyamanan diri, melainkan untuk menjadi berkat bagi sesama. Dengan energi yang melimpah dan kreativitas yang tak terbatas, remaja Kristen bisa melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi bangsa ini. Yang diperlukan pertama-tama adalah kepedulian dan kesediaan diri untuk menjadi rekan sekerja Tuhan dalam mendatangkan kebaikan bagi sekelilingnya. Remaja Kristen tidak boleh apatis dan acuh tak acuh dengan sekitarnya, justru harus siap memakai tiap kelebihan yang ada untuk menjadi berkat.

langkah-langkah penyampaian
1. Awali dengan.menanyakan apa respons cepat peserta kala mendengar kata "menjadi berkat". Lanjutkan dengan pertanyaan sekitar apa yang mereka pikirkan untuk bisa menjadi berkat bagi sesama. Hal ini menjadi pengantar untuk mengingatkan remaja bahwa mereka ada di tengah kehidupan sekarang ini bukan sekadar untuk menikmati hidup sendirian dan hanya untuk memenuhi kepentingan diri, melainkan untuk menjadi berkat bagi sesama.
2. Masuk dalam Penjelasan Teks mengenai teladan Nehemia yang tidak hanya memerhatikan kepentingan diri dan kenyamanan hidup sendiri, melainkan mau menjadi berkat bagi rekan-rekan sebangsanya. Jabarkan tiga poin yang dilakukan Nehemia untuk menjadi berkat bagi bangsanya.
3. Pada bagian Pengenaan, ajak remaja untuk belajar "melihat sekeliling" dan berkarya untuk kebaikan sekitarnya.
4. Ajak remaja melakukan Kegiatan mengisi lembar "Menjadi Berkat".
5. Akhiri dengan Ilustrasi untuk mengingatkan remaja supaya sedapat mungkin menjadi berkat yang terbaik bagi sekitarnya lewat apapun yang bisa ia lakukan.


kegiatan
Mengisi lembar "Menjadi Berkat"
 
  Tempat Kegiatan "Menjadi Berkat

1

 Rumah  

2

 Lingkungan sekitar tempat tinggal  

3

 Sekolah  

4

 Gereja  

ilustrasi
Be The Best of Whatever You Are
(Douglas Malloch)

Andaikan anda tidak mungkin menjadi pucuk cemara di puncak bukit sana
jadilah perdu di lembah, perdu yang terbaik di sisi bukit

Andai tak mungkin jadi perdu,
jadilah rumput yang menghiasi pinggir jalan raya

Bila tak mungkin jadi rumput,
jadilah serat yang berguna, serat yang terkuat di tepi tebing

Bila semua kita ingin jadi nahkoda, siapa lagi awaknya.
Setiap orang punya peran.
Ada yang besar, ada yang kecil
Tugas kita masing-masing adalah lakukan yang terbaik

Bila tidak mungkin jadi jalan tol, jadilah jalan setapak
Bila tidak mungkin jadi mentari, jadilah bintang
Berhasil atau gagal, bukan ukuran
Apapun juga jadilah berkat yang terbaik.

 

 


 

A R S I P  
| derap desember 0118 | derap desember 0218 | derap desember 0318 |
| derap desember 0418 | derap desember 0518 | derap januari 0119 |
 


Sahabat Surgawi
,
 Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja antar denominasi OnLine
www.sahabatsurgawi.net - webmaster@sahabatsurgawi.net, Copyright 1999