HOME KESAKSIAN DOA ABOUT US CONTACT US LINK

 
















 
Cara mendapatkan Derap Remaja

Pembayaran dapat dilakukan dengan 2 cara :
1. Via Bank:
Tahapan BCA no. 0372999053, an. Wisnu Sapto Nugroho
Segera kirimkan pemberitahuan pengiriman bank.
2. Via Pos Wesel:
dengan cara memakai blangko yang dilampirkan dalam surat pengantar.
Pdt. Wisnu Sapto Nugroho, Samirono Baru 71 Kompleks LPPS Yogyakarta 55281

Alamat Sekretariat & Distribusi DERAP REMAJA:
Samirono Baru 71 Kompleks LPPS Yogyakarta 55281
Telp. (0274) 514721 Fax(0274) 543001

Harga per eksemplar Rp. 40.000,-
 

DERAP REMAJA EDISI 45
Januari - Juni 2019
Bahan Pembinaan Remaja Gereja Kristen Indonesia


Roh Kudus Pembaru Ciptaan | Lestari Alamku | 4R: Reduce, Reuse, Recycle, Replace | Energi Terbarukan | Youth 4 Earth
 
   

Roh Kudus
Pemulih Ciptaan


  Youth 4 Earth
 

fokus
Istilah "manusia baru," "lahir baru," dan "hidup baru" merupakan istilah yang khas dalam teologi Kristen. Istilah ini muncul dari surat-surat Paulus kepada jemaat yang membicarakan tentang manusia lama dan manusia baru. Manusia lama sebagai simbol dari manusia yang jatuh ke dalam dosa dengan segala perbuatannya yang bertentangan dengan ajaran Kristus. Manusia baru sebagai simbol mereka yang menerima Kristus dan hidup dalam pertobatan. Ketika manusia jatuh ke dalam dosa. manusia kehilangan hubungan yang harmonis dengan Allah maupun ciptaan lainnya. Ciri pertobatan manusia baru adalah menjalin dan memelihara kembali relasi yang harmonis itu. Apalagi, ketika Allah menciptakan dunia dan segala isinya, keharmonisan relasi ditandai dengan kehidupan yang saling melengkapi antar sesama ciptaan. Manusia sebagai penduduk bumi tak mungkin hidup terpisah dan lepas tangan dari kehidupan bersama dengan ciptaan lainnya. Kesadaran akan kehidupan bersama dengan memelihara relasi yang baik dengan bumi dan segala isinya menjadi panggilan manusia baru. Pada pelajaran ini, remaja belajar menyadari panggilan pertobatan sebagai manusia baru untuk memelihara relasi yang harmonis dengan seluruh penduduk bumi.
 
Materi ini membutuhkan: video recorder, karton, spidol, selotip, pensil warna, crayon, cat air, botol bekas kemasan air minum mineral, benih tanaman hias


penjelasan teks
Apabila kita membaca dan menyelami surat-surat Paulus kepada jemaat Korintus, kita memahami persoalan utama dari jemaat ini adalah perpecahan di dalam jemaat sendiri. jemaat Korintus, sekalipun hidup dalam kemewahan dan kenyamanan, tidak dapat hidup damai satu sama lain. Mereka "miskin dalam kemurahan hati." (2 Kor. 8:1-9). Mereka juga hidup saling membenci satu sama lain. Hal ini membuat Paulus harus mencucurkan air mata ketika mengingat dan menulis surat tentang kondisi jemaat Korintus (2 Kor. 2:4).
Karena itu dalam 2 Korintus 5, Paulus memakai tema "pendamaian" atau "diperdamaikan" sebagai surat pastoralnya kepada jemaat Korintus. "Pendamaian," "diperdamaikan," dan "berdamai" merupakan bagian dari ciptaan baru seperti yang tertera dalam ayat 17. Allah telah mendamaikan diri-Nya dengan manusia yang telah merusak relasi harmonis di antara keduanya akibat dosa. Sebagai orang-orang yang telah diperdamaikan dengan dan oleh Allah, maka panggilan untuk berdamai dengan sesama merupakan tanda hidup baru sebagai ciptaan baru di dalam Kristus.

Kata "pendamaian," "diperdamaikan" dan "berdamai" dalam bahasa Yunani memakai kata katallaso dengan akar kata katallage. Kedua kata ini merupakan kebalikan dari situasi perbaikan relasi yang biasa dilakukan oleh manusia yang bertikai, yaitu melalui transaksi dengan menggunakan perhitungan ekonomi. Seorang yang dianggap bersalah harus membayar kepada orang yang telah dirugikan. Pembayaran tersebut menjadi tanda perdamaian.,Atau apabila seorang melukai orang lain, maka orang yang dilukai berhak untuk melakukan hal yang sama kepada orang yang melukainya.
Namun kata katallaso merupakan pendamaian yang tak dilakukan dengan cara transaksional, tetapi melalui persahabatan. Inkarnasi Allah di dalam Kristus menjadi penanda perdamaian dengan jalan persahabatan dari Allah kepada seluruh kosmos. Inilah yang dimaksud oleh Paulus dalam ayat 19, bahwa Allah di dalam Kristus mengadakan pendamaian tanpa memperhitungkan dosa dan kesalahan yang dibuat oleh manusia. Paulus sebagai rasul adalah saksi sekaligus pembawa berita pendamaian tersebut. Melalui surat ini, Paulus menasihatkan sekaligus mengajak jemaat untuk meneruskan semangat pendamaian tersebut dengan hidup berdamai dengan seluruh komunitas Kristen.

pengenaan
Ciptaan baru di dalam Kristus: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru telah datang! Hal ini selalu menjadi teologi yang abstrak bagi remaja sebab hidup mereka masih dalam keadaan yang sama, dunia yang mereka diami pun masih sama. Apa yang lama dan apa yang baru? Kesadaran bahwa mereka berdosa dan melakukan kesalahan demi kesalahan merupakan bagian dari kondisi hidup lama mereka. Kristus, yang mereka imani, telah mengundang mereka untuk masuk dalam anugerah hidup yang mau berubah dalam upaya memperbaiki diri dar i kesalahan dan dosa yang dilakukan. Perubahan paradigma dari manusia yang berdosa menjadi manusia yang menyadari dosanya dan memperbaiki kesalahan adalah makna ciptaan baru di dalam Kristus bagi remaja. Perubahan paradigma inilah yang mendorong remaja untuk melakukan pendamaian relasi dengan sesama ciptaan sebagai penduduk bumi.
Ketika remaja menyadari dirinya adalah ciptaan baru di dalam Kristus, mereka pun diundang untuk menyadari relasi-relasi yang rusak akibat dosa dan kesalahan, baik yang mereka lakukan atau yang tidak mereka lakukan sendiri dengan sadar atau tidak sadar. Salah satunya adalah tidak tinggal diam melihat kerusakan bumi merupakan bagian dari panggilan sebagai ciptaan baru. Remaja, dan manusia lainnya, adalah penduduk bumi. Mereka terikat relasi dengan bumi dan seluruh isinya. ReIasi yang harmonis, yang diciptakan Allah sejak awal, membuat mereka dan bumi tidak terpisahkan dan saling melengkapi. Namun, dosa telah merusak relasi harmonis ini. Remaja, secara sengaja maupun tidak, telah merusak bumi. Membuang sampah sembarangan, menggunakan energi yang dihasilkan bumi dengan tidak bijak, atau bersikap kejam terhadap tumbuhan maupun hewan merupakan sebagian contoh rusaknya relasi harmonis antara remaja dengan bumi ini.

Karena itu tema "Youth 4 Earth"adalah tema yang mengajak remaja untuk memperbaiki relasi dengan bumi ini. Tema ini merupakan gerakan 4R: Repent, Reconcile, Respect and (be) Responsible yang mengajak remaja berdamai dengan bumi. Remaja menyadari dirinya yang tak bisa lepas dari keterikatannya dengan bumi, membangun kesadaran kerusakan relasi yang telah mereka lakukan terhadap bumi, serta undangan untuk masuk dalam pemulihan relasi dengan bumi melalui jalan persahabatan. Remaja belajar untuk menghayati 4R ini dalam hidup mereka. Ini merupakan gerakan ciptaan baru dalam Kristus yang harus menjadi 'nafas hidup' remaja Kristen yang menjadi bagian dari komunitas bumi.

langkah-langkah penyampaian

1. Pembimbing membuka pelajaran dengan menayangkan video Band Kotak yang berjudul "Hijaukan Bumi." Kemudian mintalah remaja untuk memberi komentar tentang logo tersebut. Pembimbing melanjutkan dengan memberi alasan Band Kotak membuat logo tersebut (lihat Ilustrasi).
2. Pembimbing masuk ke dalam Penjelasan Teks yang memberi fokus pada:
• Makna pendamaian (kata Yunani: katallaso) dan kaitannya dengan kondisi jemaat Korintus yang bertikai.
• Tindakan Allah yang melakukan pendamaian dengan jalan persahabatan (bukan transaksi) kepada manusia yang berdosa.
• Panggilan untuk melakukan pendamaian kepada seluruh ciptaan seperti yang Allah lakukan sebagai panggilan dan semangat remaja menjadi ciptaan baru di dalam Kristus.
3. Pembimbing melengkapi Penjelasan Teks dengan Pengenaan yang mengajak remaja untuk melakukan gerakan 4R: Repent, Reconcile, Respect and (be) Responsible sebagai gerakan ciptaan baru di dalam Kristus. Pada bagian ini pembimbing berfokus pada:
• Remaja adalah bagian dari penduduk bumi yang sejak awal penciptakan diciptakan menjalin relasi harmonis dengan bumi dan segala isinya.
• Remaja termasuk manusia yang "bermusuhan" dengan bumi ketika mereka merusak bumi dan segala isinya (beri contoh-contoh konkret).
• Remaja yang telah diperdamaikan oleh Kristus dipanggil untuk memperlihatkan semangat ciptaan baru dengan melakukan gerakan 4R.
4. Pembimbing meminta remaja untuk melakukan kegiatan:
• Membuat aktivitas-aktivitas hemat energi dan menanam tanaman hias di gereja dengan membuat wadahnya dari botol bekas.
• Merekam aktivitas tersebut menjadi Vlog 4R Komisi Remaja dan hasilnya dibagikan ke media sosial milik komisi, gereja atau pribadi.

kegiatan
Vlog 4R

Dalam kegiatan, remaja diminta untuk membuat Vlog gerakan 4R yang merekam beberapa aktivitas mereka dalam rangka mencintai bumi. Ada beberapa aktivitas yang dapat mereka ciptakan dan rekam sebagai Vlog Komisi Remaja. Aktivitas tersebut adalah (1) membuat sign hemat energi yang kemudian mereka lekatkan pada dinding gereja sebagai pengingat untuk melakukan gerakan hemat energi; (2) memenuhi halaman gereja dengan kebun tanaman hias yang ditempatkan pada wadah yang terbuat dari botol bekas kemasan air mineral. Hasil dari Vlog yang sudah mereka buat kemudian dibagikan dalam media sosial Komisi Remaja maupun media sosial pribadi dari anggota remaja.
Berikut ini contoh-contoh sign hemat energi yang dapat memberi inspirasi bagi remaja:
 

(Sumber: https://sekarpalupi.wordpress.com/2017/08/29/penyakit-lupa-lupa-mematikan-lupa¬mencabut-lupa-mengatur-ayo-dukung-gerakan-3m/#more-2364)
 

(Sumber: https://www.plukme.com/post/inilah-cara-menghemat-energi-sehari-hari)
 

(Sumber: http://jikti.bakti.or.id/updates/indonesia-mengejar-penghematan-energi-10-persen)

Berikut ini adalah cara-cara membuat tanaman hias untuk di dalam dan di luar ruangan dengan menggunakan botol bekas kemasan air mineral: https://www.inovasee.com/pot-bunga-dari-botol-bekas-9242/ https://www.youtube.com/watch?v=5ef59CDwrn0

ilustrasi
(Sumber: http://sp.beritasatu.com/hiburan/band-kotak-ciptakan:lagu-hijaukan-bumi/43911)
Dalam artikel tersebut, group Band Kotak mengisahkan alasan mereka menciptakan lagu "Hijaukan Bumi" di album mereka yang diliris pada tahun 2012. Band Kotak menyadari bahwa kerusakan bumi sudah sangat parah akibat perbuatan manusia. Karena itu panggilan untuk memulihkan dan memperbaiki bumi dan segala isinya merupakan tanggung jawab penduduk bumi pula. Link lagu ini berbunyi demikian:
 

Hijaukan Bumi

Angin bertiup semakin terasa kencang
Hujan bicara tentang kerusakan
Ulah manusia yang membabi-buta
Seakan tak peduli tak ada asa

Sampai kapan ini bertahan
Bumi tak sanggup menopang

Lihatlah rasakan sadarlah
Bumi kita semakin tenggelam
Lihatlah rasakan hijaukan
Hijaukan bumi kembali

Semua nafas yang bernafas akan hilang
Ditelan udara yang semakin menghitam
Bumi yang panas akan semakin mengering
Akankah kita harus berdiam diri

Sampai kapan ini bertahan
Bumi tak sanggup menopang

Lihatlah rasakan sadarlah
Bumi kita semakin tenggelam
Lihatlah rasakan hijaukan
Hijaukan bumi kembali

Lihatlah, lihatlah rasakan sadarlah
Bumi kita semakin tenggelam
Lihatlah rasakan hijaukan
Hijaukan bumi kembali

Lihatlah rasakan sadarlah
Bumi kita semakin tenggelam
Lihatlah rasakan hijaukan
Hijaukan bumi kembali

(Video: https://www.youtube.com/watch?v=BHDgSzXyiOM)
 


 

A R S I P  
| derap desember 0118 | derap desember 0218 | derap desember 0318 |
| derap desember 0418 | derap desember 0518 | derap januari 0119 | derap januari 0219 | derap januari 0319 | derap januari 0419 |
| derap februari 0119 | derap februari 0219 | derap februari 0319 | derap februari0419 |
| derap maret 0119 | derap maret 0219 | derap maret 0319 | derap maret 0419 | derap maret 0519 |
| derap april 0119 | derap april 0219| derap april 0319 | derap april 0419 |
| derap mei 0119 | derap mei 0219 | derap mei 0319 | derap mei 0419 |
| derap juni 0119 | derap juni 0219 | derap juni 0319 | derap juni 0419 |
 


Sahabat Surgawi
,
 Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja antar denominasi OnLine
www.sahabatsurgawi.net - webmaster@sahabatsurgawi.net, Copyright © 1999