HOME ABOUT US KESAKSIAN AGENDA GEREJA LINK CONTACT US


 

Derap Remaja Edisi 41
Bahan Pembinaan Remaja Gereja Kristen Indonesia


Pembayaran dapat dilakukan dengan 2 cara :

1. Via Bank:
Tahapan BCA no. 0372999053, an. Wisnu Sapto Nugroho
Segera kirimkan pemberitahuan pengiriman bank.
2. Via Pos Wesel:
dengan cara memakai blangko yang dilampirkan dalam surat pengantar.
Pdt. Wisnu Sapto Nugroho, Samirono Baru 71 Kompleks LPPS Yogyakarta 55281

Alamat Sekretariat & Distribusi DERAP REMAJA:
Samirono Baru 71 Kompleks LPPS Yogyakarta 55281

Harga per eksemplar Rp. 40.000,-
 

     
YESUS SAHABAT ORANG BERDOSA
Lukas 7:18-35
 
  1
SAHABAT YANG BERKURBAN NYAWA
yohanes 15:9-17, Amsal 17:17
 
  2
YESUS MEMAHAMIKU
Yohanes 8:2-11
 
  3
TUHAN YESUS SAHABATKU
Kidung Agung 2:1-2: Mat 6:28-29: Mazmur 27:1: Yoh 6:32-35,51
  4

 

2017

Maret
Minggu 4
 



 

 TUHAN YESUS SAHABATKU



 
Bacaan: Kidung Agung 2:1-2; Mat 6:28-29; Mazmur 27:1;
 Yoh 6:32- 35,51
 Bahan yang digunakan:


 

FOKUS



Persahabatan telah memberikan banyak inspirasi, termasuk dalam dunia seni. Banyak lagu dan karya seni yang diciptakan terkait dengan persahabatan. Sebagai contoh saja, lagu "Persahabatan Bagai Kepompong" yang sempat terkenal di Indonesia. Juga menjadi film seri televisi yang berjudul "Friends", Dalam khazanah lagu rohani kristen, salah satu lagu yang kerap dinyanyikan adalah "Tuhan Yesus Sahabatku" yang terdapat dalam NKB {Nyanyikanlah Kidung Baru) 167. Lagu ini mendasari pemahaman persahabatan dengan Yesus berdasarkan teks-teks Alkitab. Belajar dari lagu ini, remaja diajak untuk menggambarkan relasi persahabatan dengan Yesus dalam bahasa yang mereka pahami.
 

PENJELASAN TEKS


Lagu "Tuhan Yesus Sahabatku" yang terdapat dalam NKB (Nyanyikanlah Kidung Baru) 167 adalah salah satu lagu favorit banyak orang Kristen. Judul aslinya I Have Found a Friend in Jesus atau The Lily of the Valley. Perbedaan judul lagu tersebut dikarenakan yang satu menggunakan kalimat di awal syair (I Have Found a Friend in Jesus), yang satu berdasarkan refrain lagu tersebut. Lagu ini ditulis oleh William Charles Fry (1837-1882) di Lincoln Inggris ketika ia bekerja-layan pada gereja Bala Keselamatan (Salvation Army). Di Bala Keselamatan, Fry menjadi bagian dari kelompok musik yang mengiringi pujian umat dengan semangat. Bala Keselamatan adalah sebuah denominasi gereja Protestan yang didirikan oleh William Booth. Bala Keselamatan dikenal dengan pakaian seragam militer karena mereka memang mencanangkan peperangan: [1] melawan Iblis dan dosa yang menyebabkan penderitaan manusia. [2] Mengalahkan segala bentuk kejahatan dalam kehidupan masyarakat. [3] memenangkan bagi Kristus jiwa-jiwa manusia yang paling hina sekalipun.

Di tengah semangat peperangan itulah, kadang kegamangan terjadi. Dalam kegamangan itu, Fry menemukan kehadiran Yesus sebagai sahabat yang baik. Ia menuliskan dalam bait 1:

Tuhan Yesus sahabatku, tercinta dan erat,
melebihi segalanya bagiku:
Bunga Bakung paling indah yang tumbuh di lembah,
mengampuni, menyucikan diriku.
Penghibur dalam duka, Penolong yang teguh;
kepada-Nya kuserahkan kuatirku.
Refrein:
Bunga Bakung paling indah yang tumbuh di lembah,
melebihi segalanya bagiku.

Di sini Fry menemukan gambaran persahabatan dengan Yesus melalui Kidung Agung 2:1-2. Membaca Kidung Agung tidak membuat kita menemukan relasi persahabatan, melainkan relasi percintaan manusia. Kitab ini kerap ditafsirkan secara alegoris, yang secara simbolis dikaitkan dengan cinta Allah (laki-laki) dan manusia (perempuan). Sebagai kitab kebijaksanaan, adalah penting untuk menarik maknanya bagi relasi kehidupan. Dalam kerangka itu, menarik memerhatikan bahwa teks Kidung Agung 2:1-2 dibuat dalam tuturan bersahut-sahutan. Dimulai dengan pernyataan: "Aku hanya bunga mawar dari Saron, bunga bakung di lembah-lembah" (ay 1 BIMK). Sang perempuan memulai dengan menyatakan bahwa dirinya hanya seorang gadis sederhana seperti bunga-bunga liar yang tumbuh di padang rumput. Saron adalah dataran di pesisir di bagian selatan Gunung Karmel. Pernyataan itu disambut dengan kalimat: "Seperti bunga bakung di tengah semak berduri, begitulah kekasihku di antara para putri" (ay. 2). Bunga bakung, bunga yang indah, tetap tampak indah di tengah semak berduri sekalipun.

Terkait dengan persahabatan, di sini kita menemukan relasi persahabatan yang tidak melihat keburukan tetapi menemukan kebaikan dari sahabatnya. Itulah yang dilakukan Yesus Sang Sahabat Sejati.

Keindahan bunga bakung itu kemudian menjadi inspirasi dalam bagian khotbah di bukitnya Yesus. Dalam Matius 6:28-29 Yesus memakai gambaran bunga bakung dalam kaitan dengan pemeliharaan Allah. Pemeliharaan Allah membuat manusia tidak perlu kuatir. Kekuatiran tidak perlu terjadi sebab Sang Sahabat Sejati siap menemani. Itulah yang kemudian dituturkan Fry pada bait 2:

Di setiap pencobaan dan duka batinku
Ia benteng dan perisaiku tetap.
Demi Dia kutinggalkan berhala hatiku;
oleh Dia 'ku bertahan dan tegap.
Digoda oleh Iblis, 'ku takkan menyerah;
Yesus jamin kemenangan imanku.

Hidup tidaklah mudah, begitu kata Fry. Pencobaan dan penderitaan datang silih berganti. Namun, Sang Sahabat sejati Yesus Kristus takkan pernah meninggalkannya. Ia benteng dan perisaiku, kata Fry. Kata "benteng" agaknya pilihan kata terjemahan yang baik, yang amat kuat gemanya dalam Alkitab, untuk menggambarkan karya pemeliharaan Allah. Pemazmur berulang kali menyebutkannya (Mzm 27:1, dst). Sang Sahabat hadir memberikan perlindungan. Persahabatan terajut indah karena seorang sahabat sejati tidak pernah meninggalkan seseorang terhenyak sendirian dalam gumul dan juang hidupnya.

Keyakinan akan penyertaan Tuhan, Sang Sahabat, digambarkan juga melalui roti manna yang memberikan kehidupan bagi umat Israel. Bait 3 menegaskan keyakinan Fry.

Ia takkan membiarkan dan meninggalkanku;
aku hidup oleh iman pada-Nya.
Ia tembok yang berapi di sekelilingku,
Roti Hidup yang membuatku kenyang.
Kelak di kemuliaan 'ku nampak wajah-Nya
dan berkat sorgawi melimpahiku.

Roti Manna kini dihadirkan oleh Yesus Sang Sahabat melalui diri-Nya sendiri. Yesus bersabda: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya bukan Musa yang memberikan kamu roti dari sorga, melainkan Bapa-Ku yang memberikan kamu roti yang benar dari sorga. Karena roti yang dari Allah ialah roti yang turun dari sorga dan yang memberi hidup kepada dunia... Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga" (Yoh 6:32-35, 51). Sang Sahabat rela menderita, demi manusia, para sahabatnya. Keyakinan itulah yang membuat Fry menyongsong dengan sukacita kehidupan abadinya bersama dengan Yesus. Sebagaimana terukir manis pada penggalan nisannya:

I'm safe home at last!
I live an endless life.
 

PENGENAAN
 


Keyakinan Yesus sebagai sahabat menjadi penting buat remaja yang kerap mengalami pasang surut kehidupan. Saat pasang, sebutlah kegembiraan hadir dalam hidup, seorang sahabat mengingatkan agar kegembiraan (eforia) tidak menghancurkan. Saat surut, sebutlah kesedihan hadir dalam hidup, seorang sahabat memberikan bahunya untuk memberikan kekuatan.

Di tengah pasang surut kehidupannya, William Charles Fry menyambut tawaran persahabatan dari Yesus. Persahabatannya dengan Yesus digambarkan Fry melalui simbol bunga bakung, yang tumbuh indah di balik belukar. Begitulah keadaan manusia yang percaya di tengah dunia bagai belukar yang siap menghancurkan bunga bakung. Persahabatan dengan Tuhan juga digambarkan lewal roti manna yang memelihara umat Tuhan, demikianlah Tuhan memelihara kita.

Remaja sebagai kelompok yang kreatif perlu dipacu untuk menghadirkan simbol persahabatan dengan Tuhan dalam kesehariannya. Manusia adalah makhluk simbolis (homo symbolicum), peran simbol menjadi penting bagi dirinya.
 

LANGKAH-LANGKAH PENYAMPAIAN
 


Catatan: Pembacaan teks Alkitab dilakukan dalam penyampaian bahan, tidak di awal seperti biasanya.

1. Perkenalkan remaja secara singkat dengan William Charles Fry, pengarang lagu "Tuhan Yesus Sahabatku" lihat gambar di bawah dan Penjelasan Teks).
2. Mulailah dengan mengajak remaja menyanyikan NKB 167:1.
3. Minta remaja menganalisis kata-kata dalam bait 1, kaitkan dengan teks bacaan Matius 6:28-29 (lihat Penjelasan Teks)
4. Ajak remaja menyanyikan NKB 167:2.
5. Minta remaja menganalisis kata-kata dalam bait 2, kaitkan dengan teks bacaan Matius Kidung Agung Kidung Agung 2:1-2 (lihat Penjelasan Teks).
6. Ajak remaja menyanyikan NKB 167:3.
7. Minta remaja menganalisis kata-kata dalam bait 3, kaitkan dengan teks bacaan Yoh 6:32-35, 51 (lihat Penjelasan Teks).
8. Akhiri persekutuan dengan kegiatan
 

                                                                                                   
KEGIATAN


Setiap remaja diminta membuat simbol relasi dengan Tuhan melalui gambaran-gambaran yang ada dalam Alkitab.
 

                    

 



                                           
                                                                                                       


A R S I P
| derap januari 0116 | derap januari 0216 | derap januari 0316 |
| derap januari 0416 | derap januari 0516 | derap februari 0116 | derap februari 0216 | derap februari 0316 |
| derap februari 0416 | derap maret 0116 | derap maret 0216 | derap maret 0316 | derap maret 0416 |
 | derap april 0116 | derap april 0216 | derap april 0316 | derap april 0416 | derap mei 0116 |

 | derap mei 0216 | derap mei 0316 | derap mei 0416 |derap mei 0516 |derap juni 0116 | derap juni 0216 |
 | derap juni 0316 | derap juni 0416 |derap juli 0116 | derap juli 0216 | derap juli 0316 | derap juli 0416 |  |derap juli 0516 | derap agustus 0116 | derap agustus 0216 | derap agustus 0316 | derap agustus 0416 |
| derap september 0116 | derap september 0216 | derap september 0316 | derap september 0416 |
| derap oktober 0116 | derap oktober 0216 | derap oktober 0316 | derap oktober 0416 |
| derap oktober 0516 | derap nopember 0116 | derap nopember 0216 | derap nopember 0316 |
|derap nopember 0416 | derap desember 0116 | derap desember 0216 | derap desember 0316 |
| derap desember 0416 | derap januari 0117 | derap januari 0217 | derap januari 0317 |
| derap januari 0417 |derap januari 0517 | derap februari 0117 | derap februari 0217 |
| derap februari 0317 | derap februari 0417 | derap maret 0117 |derap maret 0217 |
| derap maret 0317 |

 

Sahabat Surgawi,
 Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja antar denominasi OnLine
www.sahabatsurgawi.net - webmaster@sahabatsurgawi.net, Copyright 1999