HOME ABOUT US KESAKSIAN AGENDA GEREJA LINK CONTACT US


 

Derap Remaja Edisi 41
Bahan Pembinaan Remaja Gereja Kristen Indonesia


Pembayaran dapat dilakukan dengan 2 cara :

1. Via Bank:
Tahapan BCA no. 0372999053, an. Wisnu Sapto Nugroho
Segera kirimkan pemberitahuan pengiriman bank.
2. Via Pos Wesel:
dengan cara memakai blangko yang dilampirkan dalam surat pengantar.
Pdt. Wisnu Sapto Nugroho, Samirono Baru 71 Kompleks LPPS Yogyakarta 55281

Alamat Sekretariat & Distribusi DERAP REMAJA:
Samirono Baru 71 Kompleks LPPS Yogyakarta 55281

Harga per eksemplar Rp. 40.000,-

 

Mei 2017    
MARILAH DAN LIHATLAH
Yohanes 1:35-51
 
  1
MENJADI SAKSI
Yohanes 20: 11 - 18
 
  2
MEMBAWA DAMAI
Roma 12:17-21
 
  3
ECO-FRIENDLY
Kejadian 2: 1 - 7
 
  4

 

2017

Mei
Minggu 2
 



 

 MENJADI SAKSI


 Bacaan Alkitab: Yohanes 20: 11 - 18
 Bahan yang Diperlukan:
 Video Basuki Tjahaja Purnama
 Video Unsung Hero
 Diary Pengalaman Perjumpaan


 

FOKUS



Menjadi saksi Tuhan merupakan panggilan setiap orang Kristen. Hanya saja panggilan ini kadangkala menjadi sangat sulit bagi remaja. Kesulitan pertama, terletak pada pengalaman perjumpaan remaja dengan Tuhan. Kesulitan kedua, rasa percaya diri remaja yang kadangkala menghambatnya menjadi saksi. Kesulitan ketiga, rasa takut dan malu memperlihatkan kesaksian remaja kepada orang lain. Pada pelajaran kali ini remaja akan belajar apa artinya menjadi saksi dan mengatasi hambatan-hambatannya.
 

PENJELASAN TEKS


Maria Magdalena dalam Alkitab adalah salah satu murid Tuhan Yesus. Namanya muncul di dalam keempat kitab Injil. Di dalam Injil Lukas, Maria Magdalena dikenal sebagai seorang perempuan yang pernah dirasuk oleh tujuh rob jahat, dan Tuhan Yesus membebaskannya. Tafsiran lainnya mengisahkan Maria Magdalena sebagai perempuan yang ketahuan berbuat zinah dan dihadapkan ke depan Tuhan Yesus oleh orang banyak; atau perempuan yang pernah mengurapi kaki Tuhan Yesus dengan minyak narwastu yang mahal harganya. Apapun catatan tentang Maria Magdalena, yang pasti dia adalah seorang perempuan dengan catatan sejarah yang tidak terlalu baik. Tentu saja bagi komunitas Yahudi, dan juga bagi komunitas dalam konteks Injil Yohanes, Maria Magdalena bukan tokoh yang penting dibandingkan kaum pria dan perempuan `baik-baik.'
Sebagai seorang perempuan yang bukan tergolong perempuan `baik-baik', Maria Magdalena tidak punya kapasitas sebagai seorang saksi. Dia punya kelemahan. Pertama, seorang perempuan masa itu kurang mendapat apresiasi apabila berbicara kepada orang banyak, terutama di tengah masyarakat yang patriakhat. Kedua, orang mengenal kisah masa lalu Maria Magdalena, maka kesaksiannya bisa jadi tidak terlalu dipercaya oleh orang banyak.
Menariknya, penulis Yohanes menempatkan Maria Magdalena sebagai tokoh pertama yang menyaksikan dan berjumpa dengan Tuhan Yesus yang bangkit. Dialah yang pertama kali melihat batu kubur telah terbuka, mengajak para murid untuk pergi ke kubur, diam di depan kubur sementara Petrus dan murid Yesus yang lain kembali pulang setelah melihat kubur telah kosong,. mencari jenazah Tuhan Yesus, berjumpa dengan-Nya secara langsung, dan bersaksi tentang kebangkitan Tuhan Yesus kepada para murid. Semua proses ini menunjukkan betapa pentingnya Maria Magdalena sebagai seorang saksi kebangkitan Tuhan Yesus, yang menjadi kunci hadirnya kekristenan sampai hari ini.
Hal ini menunjukkan Maria Magdalena memiliki kapasitas dan kualitas sebagai seorang saksi Kristus. Melalui kisah Yesus menampakkan diri kepadanya, kita melihat kapasitas dan kualitas seorang saksi Kristus.

1. Seorang saksi mengalami perjumpaan dengan Tuhan.
Seperti dikisahkan dalam keempat kitab Injil, Maria Magdalena mengalami perjumpaan beberapa kali dengan Tuhan Yesus. Kisah perjumpaannya dengan Tuhan Yesus yang bangkit memberikan kesaksian bagi imannya tentang kebenaran bahwa Yesus adalah Tuhan dan juruselamatnya. Perjumpaan Maria Magdalena dengan Tuhan Yesus sebelum kebangkitan, mungkin saja menjadi pertanda baginya bahwa Yesus adalah Guru (lihat ay. 16, Maria Magdalena memanggil Tuhan Yesus dengan sebutan "rabuni"). Namun perjumpaannya dengan Tuhan Yesus pasca kebangkitan memperlihatan pengakuan imannya bahwa Yesus bukan hanya guru tetapi Tuhan (lihat ay. 18 seruan Maria Magdalena kepada para murid, "Aku telah melihat Tuhan").

Kualitas seorang saksi adalah dia menyaksikan sendiri apa yang disaksikannya sebagai sebuah kebenaran. Menjadi saksi Tuhan berarti seorang Kristen mengalami sendiri perjumpaan dengan Tuhan yang hidup sebagai sebuah kebenaran iman.

2. Seorang saksi memiliki rasa cinta kepada Tuhan.
Perjumpaan Maria Magdela dengan Tuhan Yesus menumbuhkan rasa cinta yang besar dalam dirinya kepada Tuhan. Rasa cinta ini membuatnya bertahan untuk mencari jenazah Yesus, yang dikiranya hilang dicuri orang, sementara murid-murid Yesus lainnya pergi setelah melihat kubur telah kosong (lih. Yoh. 20: 10 band. Yoh. 20: 11, 13, 15). Rasa cintanya juga membuat Maria Magdalena mudah mengenali suara Tuhan Yesus yang memanggil namanya sekalipun dia tidak begitu jelas melihat orang yang ada di hadapannya. Dia tidak mengenali Tuhan Yesus dari penampilan fisik-Nya, tetapi dari suara-Nya (ay. 16). Ini menunjukkan kedekatan relasi antara dirinya dengan Tuhan Yesus.

Kualitas seorang saksi adalah dia mencintai Tuhan dan tugas panggilannya. Menjadi saksi tidak mudah, ada banyak kesulitan. Antara lain, orang belum tentu mau mendengar dan menerima kesaksiannya; seorang saksi mengalami perlakukan tidak mcnyenangkan dari orang lain karena mempertahankan kebenaran. Hanya rasa cinta yang akan membuat dia bertahan menjalankan tugas kesaksiannya.

3. Seorang saksi berani memberitakan kisah perjumpaannya dengan Tuhan kepada sesamanya.
Perjumpaan Maria Magdalena dengan Tuhan Yesus tidak berhenti hanya pada dirinya saja. Dia tidak menyimpan kabar sukacita hanya untuk dirinya. sendiri. Dengan berani dia membagikannya kepada para murid lainnya. Dia tidak peduli apakah kesaksiannya dipercaya atau tidak oleh teman-temannya. Baginya, yang penting adalah kabar baik ini harus diberitakan secara langsung kepada sesamanya.

Kualitas seorang saksi, dia tidak akan berhenti untuk menyatakan kabar sukacita kepada orang lain. Dia juga tidak egois melainkan dia rindu semakin banyak orang merasakan perjumpaan dengan Tuhan seperti dirinya.

 

PENGENAAN
 


Menjadi saksi Tuhan bagi remaja bukanlah hal mudah. Pertama, beberapa orang suka `melecehkan' remaja sebagai anak-anak yang belum terlalu matang memberitakan kebenaran. Kedua, remaja kadang merasa kurang percaya diri menjadi saksi khususnya menjadi orang yang dapat dipercaya untuk memberitakan tentang kasih Tuhan. Ketiga, remaja kadang merasa takut menjadi saksi Tuhan karena tekanan lingkungan yang memiliki nilai-nilai berbeda dengan kekristenan.
Kisah perjumpaan Maria Magdalena dengan Tuhan Yesus yang bangkit menolong remaja untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut. Remaja, dalam usianya yang muda, tetap punya kapasitas dan kualitas sebagai seorang saksi, sebab yang menentukan pantas atau tidak pantasnya mereka menjadi saksi bukan usia, tetapi pengalaman perjumpaan yang menjadi kebenaran imannya. Selain itu, rasa takut menjadi seorang saksi Tuhan dapat diatasi selama mereka memiliki rasa cinta yang besar (dan relasi yang baik) kepada Tuhan. Mereka akan tetap bertahan menjadi saksi sekalipun teman-temannya mengejek atau menghina, karena mereka mencintai Tuhan. Rasa cinta ini pula yang membuat remaja dapat secara bijak melakukan kesaksiannya, kepada sesamanya, baik lewat perkataan maupun sikap hidupnya sehari-hari.
 

LANGKAH-LANGKAH PENYAMPAIAN
 


1. Pembimbing mengajak remaja mendiskusikan berita tentang Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) sebagai Gubernur DKI Jakarta dan menganalisis kualitasnya sebagai saksi Tuhan (artikel lihat bagian kegiatan). Diskusi dapat dilakukan dalam kelompok-kelompok kecil, tergantung jumlah kehadiran remaja.
2. Pembimbing membahas pelajaran dengan memberi perhatian pada karakter Maria Magdalena sebagai saksi Tuhan. Tekankan pada pentingnya pengalaman perjumpaan, rasa cinta dan keberanian menjadi saksi secara langsung kepada sesamanya. Lakukan pendalaman pelajaran dengan memberikan aplikasi yang tertera pada bagian pengenaan.
3. Pembimbing mengajak remaja untuk menuliskan diary tentang perjumpaan mereka dengan Tuhan. Sebaiknya pembimbing memberi contoh diary pribadinya yang mengisahkan perjumpaannya dengan Tuhan. Diary pembimbing sudah dipersiapkan sebelum pelajaran dimulai.
4. Pembimbing memutarkan video "Hero" yang ada di bagian ilustrasi. Ajaklah remaja untuk melihat bentuk-bentuk kesaksian yang bisa mereka lakukan secara langsung, yaitu melakukan kebaikan kepada sesama.
5. Pembimbing mengajak remaja untuk melakukan kesaksian secara langsung seperti pada kegiatan tiga di bagian kegiatan. Kegiatan ini sebagai proyek kesaksian remaja.

                                                                                                   
KEGIATAN


Kegiatan I: Diskusi dan Analisis Berita
a. Pembimbing mengajak remaja menyaksikan rekaman berita tentang Gubemur Basuki Tjahaja Purnama
https://www.youtube.com/watch?v=zq96CzazHrA
b. Mintalah remaja untuk menganalisis sang tokoh sebagai saksi Tuhan di dunia, dengan pertanyaan pengarah:
• Siapakah sang tokoh?
• Apa yang telah dilakukannya?
n Karakter-karakter Kristen apa yang ditunjukkannya?
• Mengapa dia berani menjadi saksi Tuhan?
c. Pembimbing membuat kesimpulan dari jawaban peserta remaja.

Kegiatan II: Menulis Diary tentang Perjumpaan dengan Tuhan
a. Pembimbing mengajak remaja untuk menuliskan pengalaman perjumpaannya dengan Tuhan dalam sebuah diary (sekitar 300-500 kata). Pembimbing bisa memberikan contoh diary yang ditulisnya.
b. Mengajak peserta remaja membagikan kisah perjumpaannya kepada teman¬temannya dalam kelompok. Ingatkan peserta, cerita teman-temannya tidak boleh dikomentari secara negatif karena cerita ini adalah pengalaman pribadi mereka.

Kegiatan III : Proyek Menjadi Saksi.
a. Setelah mengajak remaja menyaksikan video yang terdapat di bagian ilustrasi, pembimbing mengajak remaja untuk membuat proyek menjadi saksi. Proyek ini berupa komitmen remaja untuk memjadi saksi Tuhan dalam hidup sehari-hari.
b. Proyek ini berupa kesaksian remaja secara langsung melakukan perbuatan baik kepada sesama. Proyek ini bisa dilakukan dalam satu kali pertemuan, bersama-sama dengan seluruh peserta remaja. Atau mereka melakukannya sendiri-sendiri, kemudian menuliskan dan menceritakan kisah melakukan proyek ini kepada peserta lainnya dalam pertemuan berikutnya.
c. Pembimbing dapat mengarahkan proyek menjadi saksi ini dengan memberikan catatan-catatan arahan: (contoh)
• Nama Proyek: Memberi Makan Anak-anak Jalanan.
• Tujuan: Anak-anak jalanan merasakan kasih Tuhan yang memelihara mereka.
• Sasaran: Tiga Anak Jalanan di lampu merah Grogol, Jakarta.
• Bentuk: Memberi makan siang gratis.
• Cerita Pengalaman menjalankan proyek
 

ILUSTRASI


Link video: https://www.youtube.com/watch?v=uaWA2GbcnJU

Tujuan dari ilustrasi ini adalah pembimbing memperlihatkan kepada peserta remaja tentang kesaksian yang bisa mereka lakukan, yaitu memelihara keseimbangan antara relasi dengan Tuhan dan kasih kepada sesama. Dalam video ini sang tokoh menunjukkan kualitas sebagai saksi, yang membuat sesama disekitarnya (baik sesama manusia, juga hewan dan tumbuhan) mendapat berkat melalui perbuatannya.

 

 


A R S I P
| derap januari 0116 | derap januari 0216 | derap januari 0316 |
| derap januari 0416 | derap januari 0516 | derap februari 0116 | derap februari 0216 | derap februari 0316 |
| derap februari 0416 | derap maret 0116 | derap maret 0216 | derap maret 0316 | derap maret 0416 |
 | derap april 0116 | derap april 0216 | derap april 0316 | derap april 0416 | derap mei 0116 |

 | derap mei 0216 | derap mei 0316 | derap mei 0416 |derap mei 0516 |derap juni 0116 | derap juni 0216 |
 | derap juni 0316 | derap juni 0416 |derap juli 0116 | derap juli 0216 | derap juli 0316 | derap juli 0416 |  |derap juli 0516 | derap agustus 0116 | derap agustus 0216 | derap agustus 0316 | derap agustus 0416 |
| derap september 0116 | derap september 0216 | derap september 0316 | derap september 0416 |
| derap oktober 0116 | derap oktober 0216 | derap oktober 0316 | derap oktober 0416 |
| derap oktober 0516 | derap nopember 0116 | derap nopember 0216 | derap nopember 0316 |
|derap nopember 0416 | derap desember 0116 | derap desember 0216 | derap desember 0316 |
| derap desember 0416 | derap januari 0117 | derap januari 0217 | derap januari 0317 |
| derap januari 0417 |derap januari 0517 | derap februari 0117 | derap februari 0217 |
| derap februari 0317 | derap februari 0417 | derap maret 0117 |derap maret 0217 |
| derap maret 0317 | derap maret 0417 | derap april 0117 | derap april 0217 | derap april 0317 |
| derap april 0417 | derap april 0517 | derap mei 0117 |

 

Sahabat Surgawi,
 Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja antar denominasi OnLine
www.sahabatsurgawi.net - webmaster@sahabatsurgawi.net, Copyright © 1999