HOME ABOUT US KESAKSIAN AGENDA GEREJA LINK CONTACT US


 

Derap Remaja Edisi 41
Bahan Pembinaan Remaja Gereja Kristen Indonesia


Pembayaran dapat dilakukan dengan 2 cara :

1. Via Bank:
Tahapan BCA no. 0372999053, an. Wisnu Sapto Nugroho
Segera kirimkan pemberitahuan pengiriman bank.
2. Via Pos Wesel:
dengan cara memakai blangko yang dilampirkan dalam surat pengantar.
Pdt. Wisnu Sapto Nugroho, Samirono Baru 71 Kompleks LPPS Yogyakarta 55281

Alamat Sekretariat & Distribusi DERAP REMAJA:
Samirono Baru 71 Kompleks LPPS Yogyakarta 55281

Harga per eksemplar Rp. 40.000,-

 

Mei 2017    
MARILAH DAN LIHATLAH
Yohanes 1:35-51
 
  1
MENJADI SAKSI
Yohanes 20: 11 - 18
 
  2
MEMBAWA DAMAI
Roma 12:17-21
 
  3
ECO-FRIENDLY
Kejadian 2: 1 - 7
 
  4

 

2017

Mei
Minggu 4
 



 

 ECO-FRIENDLY
 Bacaan Alkitab: Kejadian 2: 1 - 7
 Bahan yang Diperlukan:
 
• Tanah Liat
 • Kaos Bekas
 • 3 buah kardus bekas
 • Sampah-sampah plastik, kertas dan makanan
• Gunting
• Kertas
• Lem

 

 

FOKUS



Pada tahun 2006, Al Gore mengejutkan dunia dengan informasi tentang pemanasan global (global warming). Pemanasan global menandai suhu bumi semakin panas. Hal ini salah satu akibatnya beberapa gunung es di kutub utara dan selatan mencair. Selain itu kerusakan lingkungan terjadi akibat ketidakarifan manusia mengelola alam semakin meningkat. Kondisi ini menyebabkan perubahan cuaca yang drastis dan bencana alam sering terjadi dan meluas ke berbagai belahan dunia. Berbagai bencana ini seolah menandai bumi, alam, ciptaan lain dan manusia tidak lagi bersahabat. Pada pelajaran kali ini, remaja belajar menghayati kembali panggilannya sebagai sahabat bagi alam sehingga mereka siap untuk memelihara ciptaan Tuhan lainnya.
 

PENJELASAN TEKS


Kejadian 2: 1 -7 terdengar seperti penutup dari kisah penciptaan bumi dan segala isinya yang tercatat pada pasal 1. Penulis kitab kejadian memberi kesimpulan atas seluruh keajaiban karya Allah yang menciptakan seluruh ciptaan dengan sempurna. Pertama, dia menceritakan bahwa seluruh ciptaan selesai pada hari keenam, dan hari ketujuh menjadi waktu istirahat bagi Allah. Inilah yang kemudian dikenal dengan hari sabat (ay. 2-3). Kedua, penulis menegaskan kembali bahwa Allah yang menciptakan langit dan bumi, plus dia menambahkan kondisi langit dan bumi yang belum ada semak, tumbuhan, hujan dan manusia yang mengusahakan tanah. Tentu saja narasi ini terdengar agak aneh sebab sebelumnya, dalam Kejadian 1: 27-31, telah dikisahkan Allah menciptakan manusia dan tumbuh-tumbuhan pada hari keenam. Keanehan narasi ini menunjukkan bahwa sumber penulisan kisah kejadian tidak tunggal, ada dua sumber yang menceritakan kisah penciptaan. Namun, menariknya, Kejadian 2: 5 menunjukkan dimulainya `persahabatan' antara manusia dengan alam, ketika penulis menarasikan: "...dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu." Setelah itu, Kejadian 2: 15-20 semakin jelas memperlihatkan relasi manusia dan alam.
Bagian yang paling menarik adalah ketika penulis Kejadian 2 menarasikan tentang bagaimana Allah menciptakan manusia di ayat 7. Dalam Kejadian 1: 27 hanya diceritakan Allah menciptakan manusia menurut gambar dan rupa-Nya, ayat 7 dalam Kejadian 2 menceritakan perbedaan yang amat signifikan dari penciptaan manusia dengan ciptaan lainnya. Allah menciptakan bumi dan segala isinya, kecuali manusia, dengan firman-Nya. Penulis tidak mengisahkan secara detail dari 'bahan dasar' yang sudah ada, yang sudah lebih dulu diciptakan Allah, yaitu debu tanah. Karena itu, Allah memberi nama ciptaan yang dari debu tanah itu dengan sebutan manusia. Bahasa Ibrani menggunakan kata "adam" untuk menyebut manusia sebab kata ini menunjukkan dari mana manusia itu berasal, yaitu debu tanah (Ibrani: adamah). Narasi ini menunjukkan bukan hanya manusia adalah sahabat alam, tetapi manusia adalah bagian dari alam yang diciptakan Allah. Manusia dan alam adalah satu kesatuan, tidak dapat dipisahkan. Hal ini secara logis membuktikan bahwa apabila alam mengalami kerusakan, manusia ikut menanggung akibat kerusakan tersebut. Sebaliknya, saat manusia merusak alam, alam kehilangan keseimbangannya dan relasinya dengan manusia dan ciptaan lainnya.

Diana Butler Bass memberikan gambaran menarik tentang relasi tanah, manusia dan dosa. Dia mengatakan bahwa dosa bukanlah karena manusia tidak bersih. Dosa adalah saat kita merusak tanah; kita tidak merawat tanah bahkan menyakitinya. Tanah adalah sakral, kudus, dan baik. Ketika kita peduli kepada tanah (baca: alam), kita sedang melakukan pekerjaan Allah. Tanah adalah hidup kita (red: sebab kita berasal dari tanah).
 

PENGENAAN
 


Eco-friendly atau environmentally friendly adalah istilah dalam bahasa Inggris yang disematkan pada gaya hidup yang cinta lingkungan hidup alias bersahabat dengan alam. Istilah ini muncul sebagai bentuk kesadaran manusia untuk memelihara alam setelah alam rusak oleh ulah manusia. Tentu saja gaya hidup eco-friendly ini dekat dengan panggilan kita sebagai remaja Kristen, yaitu menjadi alat damai sejahtera Allah untuk menyelamatkan seluruh ciptaan. Secara teologis, menjadi alat damai sejahtera Allah terhadap ciptaan lain berarti turut serta dalam upaya-upaya pelestarian alam dan berkomitmen tidak merusak lingkungan. Inilah bagian dari penghayati iman bahwa remaja bagian dari alam; keduanya menjadi satu kesatuan yang diciptakan Tuhan secara harmonis.

Karena itu remaja perlu belajar menghayati gaya hidup eco-friendly, bukan hanya menerapkannya tetapi juga menjadi agen perubahan bagi generasi mereka. Mereka memberi dampak positif, berperan serta menjadikan eco-friendly sebagai trend remaja masa kini. Majalah Remaja "Kawanku" edisi tanggal 19 April 2013 memberikan ide tentang gaya hidup eco-friendly yang bisa dilakukan oleh remaja, dan ditulis dengan gaya bahasa remaja:
1. Mulai disiplinkan diri membuang sampah pada tempatnya.
Semua dimulai dari diri kamu sendiri, buang semua alasan yang bisa kamu temukan untuk tidak membuang sampah pada tempatnya. Jangan biarkan pikiran malas mengalahkan kegigihan kamu!
2. Matikan listrik yang tidak terpakai, siang dan malam hari.
Penghematan listrik dibutuhkan setiap saat, siang dan malam hari. Mulai dari 'hanya' menyalakan apa yang kamu butuhkan saat itu, dan segera matikan ketika sudah selesai dan ketika kamu tidak terlalu membutuhkannya. Listrik bukan sumber daya yang tak pernah habis lho!
3. Hemat penggunaan tissue dan kertas.
Biarpun kamu lagi sedih atau sakit yang butuh banyak tissue, pantang hukumnya untuk menghambur-hamburkan. Gunakan barang yang dapat digunakan lebih lama, seperti saputangan. Begitu pula dengan kertas, jika memungkinkan, gunakan setiap sudut yang ada dalam kertas, karena banyak pohon yang tentu menerus ditebang hanya untuk kertas dan tissue yang kalian gunakan.
4. Bawa botol minum dan tas belanja sendiri.
Setiap kamu pergi untuk berbelanja atau hanya hangout ke café, sebenarnya kamu telah menggunakan banyak plastik. Terutama di cafe yang menyediakan minumannya dalam gelas plastik. Dengan membawa tas belanja atau botol minummu sendiri, kamu bisa menghemat penggunaan plastic, paling tidak dari dirimu sendiri.
5. Selalu sedia sarung tangan karet dan hand sanitizer di tas.
Gunakan sarung tangan karet untuk tidak malu-malu memindahkan sampah yang kamu lihat tercecer ke tong sampah. Kamu bisa menjadi contoh baik untuk teman-teman dan keluarga kamu! Setelah itu, jangan lupa cuci tangan dengan sabun, atau gunakan hand sanitizer yang mudah dibawa-bawa.
6. Hemat penggunaan air.
Air yang tentu menerus mengalir, atau digunakan secara berlebih termasuk kegiatan menyia-nyiakan salah satu sumber kehidupan loh girls. Inget kan, kalau masih banyak daerah di Indonesia yang harus berjuang untuk mendapatkan satu ember air bersih saja.
7. Biasakan bersepeda
Look cool with bicycle! Selain terlihat keren dan menyehatkan tubuh, membiasakan diri menggunakan sepeda kemana-mana bisa jadi salah satu awal pengurangan polusi mesin. Tidak ada hal baik yang diberikan asap knalpot kendaraan, sepeda mcrupakan salah satu alternatif yang memberikan banyak hal baik untuk tubuh.
 

LANGKAH-LANGKAH PENYAMPAIAN
 


1. Pembimbing membuka aktivitas dengan mengajak peserta menyaksikan video tentang pemanasan global. Link video ada di bagian ilustrasi. Setelah peserta menonton video tersebut, mintalah mereka memberikan komentar tentang pemanasan global.
2. Pembimbing membahas penjelasan teks yang berfokus pada kesatuan antara manusia dan alam sebagai dasar teologis dari gaya hidup eco-friendly Khususnya kajian Kejadian 2: 7 — manusia diciptakan dari debu tanah. Agar remaja dapat menghayati hakekat mereka sebagai manusia yang diciptakan dari debu tanah, pembimbing dapat menggunakan tanah liat sebagai alat peraga. Mintalah setiap peserta untuk memegang tanah liat dan merasakan tanah liat tersebut. Kemudian berilah kesempatan kepada mereka untuk berkomentar tentang perasaan mereka ketika memegang tanah liat dan kisah penciptaan mengisahkan bahwa mereka diciptakan dari debu tanah. Atau saran lainnya, pelajaran kali ini dapat dilakukan di luar ruangan, seperti di pantai, kebun atau tanah lapang sekitar lokasi gereja.
3. Kemudian pembimbing masuk ke bagian pengenaan dengan menekankan pada peran mereka sebagai alat damai sejahtera Allah yang bersahabat dengan alam.Pembimbing memberikan info apa dan bagaimana bergaya hidup eco-friendly seperti yang diusulkan dalam pengenaan.
4. Pembimbing memberikan contoh konkrit sekaligus mengajak peserta berkomitmen menerapkan gaya hidup eco-friendly yang bisa mereka lakukan di rumah, di sekolah atau dimanapun' mereka berada. Karena itu aktivitas ditutup dengan melakukan kegiatan 1 dan 2.
 

                                                                                                   
KEGIATAN


1. Hidup Bijak dengan Sampah.
Tujuan dari kegiatan pertama adalah peserta mendapatkan informasi bagaimana membuang sampah dengan bijak ke tempatnya dan memisahkan sampah-sampah tersebut dalam proses daur ulang.
a. Pembimbing membuat tempat-tempat sampah dari kardus bekas sebanyak tiga buah. Ketiga kardus tersebut diberikan tulisan: sampah kertas-sampah botol-sampah makanan. Lihatlah contohnya seperti gambar berikut:

b. Pembimbing membawa beberapa sampah plastik, kertas dan makanan sebanyak jumlah peserta dan meminta mereka untuk memasukkan sampah-sampah tersebut pada tempatnya.
c. Mintalah peserta untuk membuat tempat-tempat sampah ini di rumah dan mengajarkan anggota keluarga untuk membuang sampah pada tempatnya.
2. Membuat Tas dari Kaos Bekas.
Tujuan dari kegiatan ini adalah peserta dapat memanfaatkan barang bekas menjadi layak pakai kembali dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Untuk kegiatan ini, seminggu sebelum pelajaran hari ini, peserta diminta untuk membawa kaos yang sudah tidak terpakai lagi. Cara membuat tas dari kaos bekas, peserta dan pembimbing mengikuti cara pembuatannya seperti dalam link video: https://www.youtube.com/watch?v=_6Q8EGBBtug
 

ILUSTRASI

Menonton dan mendiskusikan video tentang Global Warming: https://www.youtube.com/watch?v=mn7Lnra7h14

Video ini memberikan informasi tentang apa itu pemanasan global, bagaimana terjadinya, dan bahaya-bahaya apa saja yang terjadi ketika bumi semakin panas. Berilah kesempatan kepada peserta untuk memberikan pendapatnya. Bisa saja mereka setuju atau tidak setuju dengan isu pemanasan global.

 


A R S I P
| derap januari 0116 | derap januari 0216 | derap januari 0316 |
| derap januari 0416 | derap januari 0516 | derap februari 0116 | derap februari 0216 | derap februari 0316 |
| derap februari 0416 | derap maret 0116 | derap maret 0216 | derap maret 0316 | derap maret 0416 |
 | derap april 0116 | derap april 0216 | derap april 0316 | derap april 0416 | derap mei 0116 |

 | derap mei 0216 | derap mei 0316 | derap mei 0416 |derap mei 0516 |derap juni 0116 | derap juni 0216 |
 | derap juni 0316 | derap juni 0416 |derap juli 0116 | derap juli 0216 | derap juli 0316 | derap juli 0416 |  |derap juli 0516 | derap agustus 0116 | derap agustus 0216 | derap agustus 0316 | derap agustus 0416 |
| derap september 0116 | derap september 0216 | derap september 0316 | derap september 0416 |
| derap oktober 0116 | derap oktober 0216 | derap oktober 0316 | derap oktober 0416 |
| derap oktober 0516 | derap nopember 0116 | derap nopember 0216 | derap nopember 0316 |
|derap nopember 0416 | derap desember 0116 | derap desember 0216 | derap desember 0316 |
| derap desember 0416 | derap januari 0117 | derap januari 0217 | derap januari 0317 |
| derap januari 0417 |derap januari 0517 | derap februari 0117 | derap februari 0217 |
| derap februari 0317 | derap februari 0417 | derap maret 0117 |derap maret 0217 |
| derap maret 0317 | derap maret 0417 | derap april 0117 | derap april 0217 | derap april 0317 |
| derap april 0417 | derap april 0517 | derap mei 0117 | derap mei 0217 | derap mei 0317 |

 

Sahabat Surgawi,
 Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja antar denominasi OnLine
www.sahabatsurgawi.net - webmaster@sahabatsurgawi.net, Copyright © 1999