HOME ABOUT US KESAKSIAN AGENDA GEREJA LINK CONTACT US



 

Derap Remaja Edisi 42
Juli-Desember 2017
Bahan Pembinaan Remaja Gereja Kristen Indonesia


Pembayaran dapat dilakukan dengan 2 cara :

1. Via Bank:
Tahapan BCA no. 0372999053, an. Wisnu Sapto Nugroho
Segera kirimkan pemberitahuan pengiriman bank.
2. Via Pos Wesel:
dengan cara memakai blangko yang dilampirkan dalam surat pengantar.
Pdt. Wisnu Sapto Nugroho, Samirono Baru 71 Kompleks LPPS Yogyakarta 55281

Alamat Sekretariat & Distribusi DERAP REMAJA:
Samirono Baru 71 Kompleks LPPS Yogyakarta 55281

Harga per eksemplar Rp. 40.000,-

 

November 2017
Mengenal Allah

 
102 Adonai   1
106 Rahmani dan Rahimi   2
110 El Roi:The God Who Sees Me   3
116 Imanuel   4

November 2017 Minggu I

Adonai
Bacaan: Keluaran 3:1- 14
Bahan yang diperlukan: Lirik bagian refrein KJ 439, kertas dan alat tulis
 

 

Fokus


William Shakespeare pernah menuliskan demikian: "What's in a name? That which we call a rose by any other name would smell as sweet" Dalam karyanya yang berjudul: "Romeo and Juliet" ini, Shakespeare ingin menggugat manusia yang hanya mementingkan "nama" kehormatan daripada identitas manusia itu sesungguhnya. Sementara Archie C.C. Lee menyatakan bahwa dalam dunia modern, nama-nama lebih sering diterima hanya sebagai label. Sementara dalam budaya Asia, juga dalam Perjanjian Lama, nama menggambarkan esensi dari pribadi yang kepadanya nama itu diberikan. Jadi nama bukan sekadar panggilan atau sebutan yang membedakan seseorang dengan orang lain, tapi merepresentasikan identitas sang empunya nama.
Dalam Alkitab, ada banyak nama Allah. Nama-nama Allah tidak muncul begitu saja, tapi hadir karena pemahaman seseorang berdasarkan pengalamannya ketika berjumpa dengan karya dan kuasa Allah. Ada yang memahami Allah sebagai Dia yang jauh dan tak terjangkau, tapi ada juga yang memahami Allah sebagai Bapa yang dekat.Ada yang mengenal-Nya sebagai Dia yang omnipotent, omnipresent dan omniscient (Mahakuasa, Mahahadir dan Mahatahu). Ada juga yang mengenal Tuhan dan nama-Nya berdasarkan pengalaman bertemu dengan karya-Nya: El-Roi, El-Shaddai, Yehova Jireh, Yehova Rapha, Yehova Tsidkenu.Yang pasti semua itu ada karena pengalaman manusia berjumpa dengan Allah yang berkarya dalam hidup umat-Nya. Serangkaian pelajaran pada bulan ini disiapkan supaya remaja mengerti arti nama-nama Allah dan makin mengenal karya-Nya. Secara khusus pelajaran kali ini disiapkan supaya remaja mengerti arti nama Adonai atau YHWH yang menuntun remaja untuk percaya kepada kuasa dan kehendak-Nya.

Penjelasan Teks


Bagian Alkitab yang menjadi bahan kali ini ada dalam bagian teks yang membahas tentang pengutusan Musa oleh Tuhan. Diawali dengan bangsa Israel yang mengeluh karena perbudakan yang mereka alami dari bangsa Mesir, sehingga teriak mereka minta tolong itu didengar oleh Allah. Kel. 2:25 menegaskan bahwa Allah melihat dan memerhatikan kesusahan orang Israel.
Dalam Kel. 3:14, ketika Musa menanyakan nama-Nya, Allah yang melihat dan memerhatikan kesusahan umat-Nya itu memperkenalkan Diri-Nya sebagai "AKU ADALAH AKU" (Ibrani: Ehyeh asyer-ehyeh). Kata yang dipakai dalam bahasa Ibrani itu menunjukkan bentuk imperfect (bentuk kata kerja imperfect berarti suatu pekerjaan yang belum selesai dilakukan, sedang dilakukan dan akan terus dilakukan berulang-ulang sejak waktu yang lampau). Jadi kata Ehyeh asyer-ehyeh berarti Aku yang ada atau hadir terus-menerus dari dulu sampai sekarang bahkan akan ada sampai selama¬lamanya. Dengan kata lain,Allah memperkenalkan Diri-Nya sebagai Allah yang Mahakekal. Dalam hal ini, TUHAN memang tidak bermaksud mengenalkan siapa nama dirinya. Karenanya,"AKU ADALAH AKU" ini memang bukan nama diri seperti "Wisnu" atau "Hendri," melainkan penyataan Pribadi yang berkarya aktif sebagai Tuhan, Allah nenek moyang Israel, yang berkarya di masa kini umat-Nya dan juga akan berkarya di masa depan.

Secara gramatikal bila Allah sendiri mengucapkan nama-Nya, maka muncul kata "ehyeh" = AKU ADA. Bila seseorang yang mengucapkannya, maka dia menyebutnya dengan kata ganti orang ketiga "yahweh" = DIA ADA. Naskah asli Ibrani menggunakan empat huruf tanpa tanda-tanda huruf hidup: YHWH. Pada kurun waktu tertentu empat huruf atau tetragram ini dianggap sangat suci untuk diucapkan dan sebagai gantinya dipakai kata adonai. Adonai sendiri berarti "Tuhan atau tuan," ada juga yang mengartikannya sebagai "tuan di atas segala tuan".
Allah yang adalah "Tuan di atas segala tuan" yang berkarya secara aktif dan terus menerus dari dulu, kini, dan di masa depan itulah yang menemui Musa di gunung Horeb. Ia menyebut diri-Nya sebagai Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub, juga Allah dari ayah Musa, untuk menegaskan bahwa Ia adalah Tuhan yang berkarya di masa lalu umat (Kel. 3:6).

Sekaligus Ia juga adalah Tuhan yang berkarya di masa kini: memerhatikan kesengsaraan umat, mendengar seruan, mengetahui penderitaan, melepaskan dan menuntun umat-Nya keluar dari Mesir (Kel. 3:7-9). Adonai juga adalah Dia yang akan berkarya membebaskan umat-Nya dengan mengutus Musa sebagai pemimpin pilihan-Nya (Kel. 3:10). Di kemudian hari, Adonai berkarya untuk menuntun umat Israel keluar dari Mesir menuju tanah Kanaan. Dengan demikian, pengenalan umat Israel kepada Adonai, menuntun mereka untuk mengakui bahwa Allah adalah tuan atau pemilik hidup mereka yang terus menerus berkuasa, hadir dan berkarya sepanjang masa (dulu, kini, dan di masa depan).
 

Pengenaan

Mengenal Tuhan dan mengalami perjumpaan dengan karya-Nya kerap membawa seseorang pada perubahan besar dalam hidupnya. Sebagian orang mengenal Tuhan dan mengalami perjumpaan yang mengubahkan hidup itu justru pada saat remaja. Pengenalan akan Allah sebagai Adonai, Sang Tuan di atas segala tuan, seharusnya membawa remaja pada pengalaman berjumpa dengan kuasa dan karya Tuhan yang tak pernah berhenti dan terus menerus hadir dalam hidup mereka.

Ketika seorang remaja mengaku percaya kepada Allah Adonai atau Yahweh, maka ia mengakui hanya Allah yang Mahakekal itu yang berkuasa dan menjadi tuan atas hidupnya. Di tengah banyaknya pergumulan yang dihadapi remaja masa kini, baik di tengah keluarga, tuntutan studi yang makin berat, pergaulan yang tidak mudah dijalani, tekanan teman sebaya, maupun tuntutan orangtua, kehadiran Adonai atau Yahweh bisa dialami dan dirasakan oleh remaja lewat karya-Nya yang menopang dan memberi kekuatan serta kreativitas untuk menemukan jalan keluar dari persoalan yang dihadapi. Allah yang sama juga akan senantiasa menyertai dan mengiring kehidupan remaja di masa yang akan datang sehingga mereka sanggup untuk bertahan dan meneruskan perjalanan ziarah kehidupan ini.
 

Langkah-langkah Penyampaian


1. Di awal kegiatan, sampaikan Ilustrasi mengenai pengalaman akan Allah. Sang ibu dalam ilustrasi itu memahami Allah sebagai Dia yang Mahatahu dan melihat apa yang umat-Nya lakukan, sementara sang anak memahami Allah sebagai Pribadi yang penuh kasih memberi apa yang ia mau, bahkan memberi lebih dari yang dia inginkan.
2. Selanjutnya mintalah remaja untuk menyebutkan nama-nama Allah yang mereka ketahui. Minta juga mereka untuk menjelaskan arti nama-nama Allah tersebut. Jelaskan bahwa nama-nama itu bukan sekadar panggilan atau sebutan, tapi mewakili dan menggambarkan siapa Allah melalui karya yang dilakukan-Nya (lihat bagian Fokus).
3. Masuk pada Penjelasan Teks untuk menolong remaja mengerti asal usul dan arti "YHWH" dan "Adonai." Tegaskan bahwa menyebut Allah dengan Adonai punya maksud supaya umat percaya pada kuasa Sang Tuan dan mempercayakan hidup hanya kepada kuasa dan karya-Nya yang akan terus hadir dalam tiap pergumulan umat-Nya.
4. Masuk dalam Kegiatan sebagai pelengkap bagian Pengenaan bagi remaja. Ajak mereka untuk mengingat karya Allah di masa lalu, masa kini dan keyakinan mereka akan Allah yang hadir dan berkarya di masa depan kehidupan mereka.
5. Akhiri dengan mengajak remaja bukan hanya tahu arti Adonai, tapi juga sungguh-sungguh menjadikan Allah sebagai Tuhan atau Tuan yang karya dan kuasa-Nya mereka kenang (di masa alami-rasakan (di masa kini), dan yakini akan terjadi (di masa depan) dalam hidup mereka.

                                                     

Kegiatan


Ajak remaja mengenang karya Allah di masa lalu hidup mereka dengan menyanyikan refrein KJ 439: "Berkat Tuhan mari hitunglah, kau 'kan kagum oleh kasih-Nya, berkat Tuhan mari hitunglah, kau niscaya kagum oleh kasih-Nya". Di atas not dengan lirik `mari hitunglah' ada tanda musik rit ... a tempo. Ritardando artinya diperlambat lalu kembali ke tempo semula. Diberi tanda rit, karenanya 'mari hitunglah' jadi kata kunci dari KJ 439. Di situlah titik remaja merenungkan dan merefleksikan karya Tuhan dalam hidup mereka.
Minta remaja menuliskan pergumulan apa yang sedang mereka alami dan karya Allah seperti apa yang mereka rasakan saat ini.
Ajak remaja menuliskan keyakinan mereka bahwa Allah Adonai atau Yahweh akan terus hadir dan menyertai mereka di masa yang akan datang.

 

Ilustrasi


Pengalaman akan Allah
Abi seorang anak kecil, mengambil permen tanpa minta izin kepada ibunya. Mengetahui hal itu, ibunya memanggil Abi dan bertanya, "Apa Abi tahu, saat Abi ambit permen, Tuhan ada di sana dan melihat apa yang Abi buat?" "Iya bu, Abi tahu," kata Abi menjawab."Terus Tuhan bilang apa sama Abi?" tanya ibunya. Dengan tenang Abi menjawab, "Tuhan menyuruh Abi mengambil dua permen, bu."

                                                                           


A R S I P
| derap januari 0117 | derap januari 0217 | derap januari 0317 |
| derap januari 0417 |derap januari 0517 | derap februari 0117 | derap februari 0217 |
| derap februari 0317 | derap februari 0417 | derap maret 0117 |derap maret 0217 |
| derap maret 0317 | derap maret 0417 | derap april 0117 | derap april 0217 | derap april 0317 |
| derap april 0417 | derap april 0517 | derap mei 0117 | derap mei 0217 | derap mei 0317 |
| derap mei 0417 | derap juni 0117 | derap juni 0217 | derap juni 0317 | derap juni 0417 |
| derap Juli 0117 | derap juli 0217 | derap juli 0317 | derap juli 0417 | derap juli 0517 |
| derap agustus 0117 | derap agustus 0217 | derap agustus 0317 | derap agustus0417 |
| derap september 0117 | derap september 0217 | derap september 0317 | derap september 0417 |
| derap oktober 0117 | derap oktober 0217 | derap oktober 0317 | derap oktober 0417 |

| derap oktober 0517 |

 

Sahabat Surgawi,
 Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja antar denominasi OnLine
www.sahabatsurgawi.net - webmaster@sahabatsurgawi.net, Copyright © 1999