HOME ABOUT US KESAKSIAN AGENDA GEREJA LINK CONTACT US


 

Derap Remaja Edisi 40
Bahan Pembinaan Remaja Gereja Kristen Indonesia


Pembayaran dapat dilakukan dengan 2 cara :

1. Via Bank:
Tahapan BCA no. 0372999053, an. Wisnu Sapto Nugroho
Segera kirimkan pemberitahuan pengiriman bank.
2. Via Pos Wesel:
dengan cara memakai blangko yang dilampirkan dalam surat pengantar.
Pdt. Wisnu Sapto Nugroho, Samirono Baru 71 Kompleks LPPS Yogyakarta 55281

Alamat Sekretariat & Distribusi DERAP REMAJA:
Samirono Baru 71 Kompleks LPPS Yogyakarta 55281

Harga per eksemplar Rp. 40.000,-
 

Oktober 2016    
Connected
I Yohanes 4:11-21
 
  1
Me, My Family, & Social Media
Mazmur 133
 
  2
Update Status
Amsal 25:11
 
  3
From Nobody to Somebody
Matius 10:29-31
 
  4
Puasa Gadget
Amsal 25:28
 
  5

 

From Nobody to Somebody


 
 Bacaan:
 Matius  10:29-31
 Bahan yang  
 diperlukan:

 -
 
 

FOKUS



Era teknologi informasi memberikan cara baru buat remaja untuk menilai dirinya. Kalau dulu remaja mungkin merasa dirinya nobody (bukan siapa-siapa), kini dengan gadget seorang remaja merasa menjadi somebody (menjadi seseorang yang berarti). Lewat gadget - salah satu hasil dari teknologi informasi - remaja merasa dirinya eksis. Sebagai contoh, salah satu fasilitas gadget adalah foto diri atau selfie. Saat ini selfie seakan telah menjadi watak baru. Karena merasa eksis dan telah menjadi somebody, remaja merasa perlu menginformasikan detik-detik waktu yang dijalaninya (yang sering disebut update status), bak selebritis tersohor di TV. Tak jarang, selfie juga menunjukkan hal-hal yang saru tapi seru, demi -sekali lagi - menunjukkan dirinya sebagai somebody! Benarkah hanya dengan gadget remaja dapat menjadi somebody? Pelajaran ini dirancang agar remaja tetap menjadi somebody (merasa diri berarti) sekalipun tanpa gadget.
 

PENJELASAN TEKS


Nasihat Yesus dalam teks ini terkait dengan berita tentang penganiayaan yang akan dirasakan oleh murid-murid Yesus. Nasihat itu diawali dengan: "Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala..." (ay. 16). Kalimat Yesus menunjukkan beratnya beban yang akan dialami murid-murid-Nya. Itulah sebabnya berulang kali Yesus mengucapkan jangan takut. Bagian Alkitab yang kita bahas ini juga terangkai dengan ungkapan jangan takut. Yesus mengatakan: "Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit." (ay. 31).

Burung pipit (Ing: sparrows) adalah burung kecil yang banyak dijumpai di berbagai tempat dan rumah-rumah. Padanannya dalam bahasa Indonesia adalah burung gereja. Burung itu nyaris tak ada harganya, dua ekor seduit. Seduit (Yun: assarion) dikonversikan oleh S. Wismoady Wahono (dalam terjemahan Injil Matiusnya William Barclay tahun 1995) senilai 3 rupiah. Jadi dengan 3 rupiah kita akan mendapat dua ekor burung pipit. Perhitungan ini menunjukkan betapa murahnya harga burung pipit. Saking murahnya mungkin tidak dianggap berharga. Yesus memakai alegori murahnya burung pipit untuk menunjukkan keadaan para murid-Nya di dunia. Namun tidak berhenti di situ, Yesus memberikan tekanan "kamu lebih berharga." Semua orang boleh mengatakan kamu tidak berharga, tetapi di mata Tuhan kamu sangat berharga. Menariknya, dalam kata berharga (Yun: diaphero) mengandung juga makna memelihara, menggendong. Jadi, sekalipun mungkin mendapat perlakuan sebagai manusia yang tidak berharga (diabaikan, atau bahkan dianiaya), akan tetapi sangat berharga di mata Tuhan dan itulah sebabnya Tuhan akan memelihara dan merawat, seperti merawat benda yang berharga.

Dalam contoh yang lain.Yesus memakai rambut di atas kepala. Rambut normalnya berjumlah sangat banyak, sehingga sulit untuk dihitung. Namun, jumlah rambut yang banyak itu tetap dapat terhitung oleh Tuhan. Hal ini juga menunjukkan kuasa Tuhan yang menyertai orang yang percaya kepada-Nya.

Kedua gambaran itu dipakai untuk menunjukkan kepada pembaca kitab Matius, bahwa mereka berharga di mata Tuhan. Mungkin tekanan dan penindasan yang akan mereka alami, membuat mereka merasa tidak berharga di mata manusia. Akan tetapi mereka harus bertahan, sebab Tuhan menghargai mereka. Itu sebabnya, jangan takut! Jika burung pipit saja dihargai oleh Tuhan, apalagi manusia. Jika rambut kepala saja mampu dihitung oleh Tuhan, manusia pun mampu dipelihara oleh kasih dan kuasa Tuhan.
 

PENGENAAN
 


Gadget boleh dikatakan menjadi salah satu kebutuhan utama manusia di zaman sekarang. Cobalah kita melakukan survey kecil-kecilan, hampir tidak orang di sekitar kita yang tidak menggunakan perangkat gadget! Bahkan, survey menunjukkan bahwa orang lebih gelisah ketinggalan handphone ketimbang ketinggalan dompet. Bagi remaja hal itu tampak jelas. Hampir setiap remaja seakan tidak pernah lepas dari gadget: smartphone, laptop, dan sebagainya. Melalui gadget remaja seolah-olah menemukan dirinya. Melalui gadget seorang remaja dapat mengekspresikan diri. Entah itu update status, curhat, narsis, mencari ilmu pengetahuan, dan sebagainya. Akibatnya tanpa gadget, remaja merasa kehilangan dirinya. Merasa diri tidak berarti. Di tangan remaja gadget bukan sekadar alat, tetapi telah menjadi identitas. Itulah sebabnya, jenis gadget pun seolah-olah menentukan status sosial seorang remaja. Seiring dengan membanjirnya produk-produk gadget, membanjir juga semangat remaja mengganti gadget-nya. Hal ini makin menjadikan jenis atau merek gadget (bukan hanya konten) yang menjadi identitas buat remaja.
 

LANGKAH-LANGKAH PENYAMPAIAN
 

1. Mulailah dengan kegiatan mendiskusikan status alay (lihat Kegiatan).
2. Disadari atau tidak, gadget telah menjadi identitas remaja. Melalui gadget remaja yang kerap merasa nobody menjadi somebody. Jelaskan juga soal gadget sebagai tempat curhat dan sebagainya (lihat pengenaan)
3. Masuklah pada Penjelasan Teks. Pusatkan penjelasan pada isi pengajaran Yesus yang menghargai manusia, ciptaan-Nya yang luar biasa.
4. Tekankan bahwa tanpa gadget manusia telah berharga. Hal ini bukan berarti remaja tidak boleh memanfaatkan gadget. Remaja tentu saja boleh memanfaatkan gadget, namun ingatlah bahwa "harga" seseorang tidak ditentukan oleh gadget.
5. Akhiri kata-kata bijak dalam Ilustrasi di bawah. Perjelas maknanya terkait dengan penggunaan gadget.

                                                                                                   
KEGIATAN

  
Ada baiknya kegiatan ini telah diinformasikan seminggu (atau beberapa hari) sebelumnya. Kegiatannya adalah mengumpulkan status alay (berlebihan, melampaui kenyataan) seperti contoh di bawah.Jika mereka telah menemukannya, mintalah mereka mengirimkan status alay tersebut kepada pembimbing (misalnya melalui screenshot). Pembimbing menyeleksi status yang paling alay dan mengajak remaja mendiskusikannya. Beberapa panduan diskusi adalah (silahkan ditambahkan sendiri):

■Mengapa banyak status alay?
■Apa keuntungan dan kelebihan status alay?
■Apa sikap mereka terhadap status alay?.
                                                                                                                                                                                

ILUSTRASI

"Kebanyakan Sharing Tanpa Disaring, Bukannya Gaya Malah Bahaya."                                                                  

 

 


A R S I P
| derap desember 0415 | derap januari 0116 | derap januari 0216 | derap januari 0316 |
| derap januari 0416 | derap januari 0516 | derap februari 0116 | derap februari 0216 | derap februari 0316 |
| derap februari 0416 | derap maret 0116 | derap maret 0216 | derap maret 0316 | derap maret 0416 |
 | derap april 0116 | derap april 0216 | derap april 0316 | derap april 0416 | derap mei 0116 |

 | derap mei 0216 | derap mei 0316 | derap mei 0416 |derap mei 0516 |derap juni 0116 | derap juni 0216 |
 | derap juni 0316 | derap juni 0416 |derap juli 0116 | derap juli 0216 | derap juli 0316 | derap juli 0416 |  |derap juli 0516 | derap agustus 0116 | derap agustus 0216 | derap agustus 0316 | derap agustus 0416 |
| derap september 0116 | derap september 0216 | derap september 0316 | derap september 0416 |
| derap oktober 0116 | derap oktober 0216 | derap oktober 0316 |

 

Sahabat Surgawi,
 Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja antar denominasi OnLine
www.sahabatsurgawi.net - webmaster@sahabatsurgawi.net, Copyright 1999