HOME ABOUT US KESAKSIAN AGENDA GEREJA LINK CONTACT US



 

Derap Remaja Edisi 42
Juli-Desember 2017
Bahan Pembinaan Remaja Gereja Kristen Indonesia


Pembayaran dapat dilakukan dengan 2 cara :

1. Via Bank:
Tahapan BCA no. 0372999053, an. Wisnu Sapto Nugroho
Segera kirimkan pemberitahuan pengiriman bank.
2. Via Pos Wesel:
dengan cara memakai blangko yang dilampirkan dalam surat pengantar.
Pdt. Wisnu Sapto Nugroho, Samirono Baru 71 Kompleks LPPS Yogyakarta 55281

Alamat Sekretariat & Distribusi DERAP REMAJA:
Samirono Baru 71 Kompleks LPPS Yogyakarta 55281

Harga per eksemplar Rp. 40.000,-

 

Oktober 2017
Keluarga Anugerah Tuhan

 
74 Keluargaku Surgaku   1

80 Tuhan Kepala Keluarga

  2
86 Pray, Eat, Love
  3

92 Supporting

  4

98 Saling Mengampuni

  5

Oktober 2017 Minggu IV

Supporting
Bacaan:
Keluaran 4:10-17
Bahan yang diperlukan: Cuplikan film "My Sister's Keeper"

 

Fokus


Sepandai-pandainya tupai melompat, ia akan jatuh juga. Peribahasa ini menjadi pengingat bahwa tidak ada seorang pun yang sempurna di dunia ini. Sehebat-hebatnya kemampuan seseorang, sepandai¬pandainya orang tersebut, tetap punya kelemahan dan kekurangan. Memiliki kekurangan dan kelemahan adalah hal yang manusiawi dan wajar, tidak perlu dianggap sebagai sesuatu yang memalukan dan mengurangi rasa berharga diri. Justru seseorang harus sadar diri bahwa dia punya kekurangan dan kelemahan, karenanya dia membutuhkan orang lain, termasuk keluarga untuk menopang dan menolongnya mengatasi kelemahan dan kekurangan itu. Pelajaran hari ini disusun untuk menolong remaja mengerti sekaligus mensyukuri kehadiran keluarga sebagai pendukung utama yang men-support mereka dalam hap pergumulan hidup, termasuk dalam kekurangan dan kelemahan yang mereka miliki.

Penjelasan Teks

Bagian alkitab yang menjadi bacaan kali ini ada dalam perikop yang mengisahkan pengutusan Musa oleh Tuhan untuk berkarya sebagai pemimpin umat Israel. Umat Israel menjadi budak dan mengalami penindasan dari bangsa Mesir. Karena beratnya penindasan itu, mereka berseru-seru kepada Tuhan sehingga teriakan minta tolong mereka itu sampai kepada Allah, dan Allah memerhatikan mereka (Kel. 2:23-25). Untuk membebaskan umat Israel dari perbudakan di Mesir itu,Allah memilih Musa untuk memimpin umat-Nya keluar dari tanah Mesir dan mengantar mereka sampai ke tanah perjanjian, Kanaan. Mendapat panggilan untuk menjadi pemimpin, Musa menanggapinya dengan berbagai alasan untuk menolak pilihan dan panggilan Tuhan itu. Ia menggunakan masa lalunya sehingga merasa tidak pastas menerima panggilan Tuhan (Kel. 3:11). Ia juga memakai alasan respons orang lain di masa depan, takut bila ditanya siapa yang mengutusnya dan takut bila tidak dipercaya oleh teman-teman sebangsanya (Kel. 3:13, 4:1).

Pada bagian yang menjadi bacaan kali ini (Kel. 4:10-17), Musa mengungkapkan kelemahan atau keterbatasan yang dimilikinya di masa kini, yaitu tidak pandai bicara. Musa pikir dengan alasan ini, ia dapat mengelak dari panggilan Tuhan. Menjawab keraguan ini, Tuhan meyakinkannya bahwa Ia akan menyertai dan mengajar apa yang harus dikatakan Musa, baik kepada bangsanya maupun kepada Firaun.
Tampak Tuhan tak henti-hentinya meneguhkan, menguatkan dan meyakinkan Musa, bahwa Ia akan menyertai dan memampukan. Masa lalu Musa yang kelam tidak diperhitungkan-Nya. Masa depan yang menguatirkan Musa diberi-Nya jaminan dan bukti. Masa kini Musa yang penuh keterbatasan diatasi-Nya dan diberi-Nya jalan keluar. Namun, Musa masih mengelak dan berusaha menolak panggilan itu. Musa tetap merasa tidak sanggup dan tidak pantas untuk memenuhi panggilan itu. Ia katakan: "Ah, Tuhan, utuslah kiranya siapa saja yang patut Kau utus" (ay. 13). Walaupun segala kelemahan dan kekuatiran Musa sudah diterima dan diberikan jalan keluarnya, Musa tetap menolak karena berfokus pada kelemahan dan kekurangan yang ada padanya.

Kali ini Tuhan murka kepada Musa. Murka-Nya bukan untuk menghancurkan Musa, tapi untuk menegur ketidakpercayaan Musa atas janji penyertaan Tuhan kepadanya. Namun di tengah murka¬Nya itu, Tuhan juga tetap mengasihi Musa. Ia kembali menyediakan jalan keluar untuk kekurangan yang Musa punyai. Tuhan menyatakan bahwa Harun, kakak Musa yang pandai bicara akan menjadi rekan sepelayanan Musa. Harun akan menjadi penyambung lidah atau juru bicara yang membantu tugas-tugas Musa. Tuhan menempatkan Harun, sang kakak, sebagai supporter, yang akan mendukung Musa dalam memenuhi tugas panggilannya sebagai pemimpin atas umat Israel.

Pengenaan

 
Di tengah usia remaja, kadang kehadiran orang tua dan saudara (kakak atau adik) dipandang sebagai "musuh" yang dianggap menghalangi kebebasan dalam berekspresi. Sebenarnya kehadiran keluarga, dalam hal ini orangtua dan saudara justru menjadi pihak yang paling depan memberi support ketika remaja mengalami pergumulan berkaitan dengan kelemahan dan kekurangan yang dimilikinya. Hal inilah yang perlu disadari remaja, bahwa keluarga adalah tempat di mana mereka mendapatkan support terbaik, dukungan yang bertanggung jawab dan kasih yang tulus menerima mereka apa adanya lengkap dengan kekurangan dan kelemahan yang ada.Tentu harus disadari, apa yang dilakukan keluarga bagi remaja pastilah dengan tujuan untuk kebaikan mereka di masa depan. Kadang memang dukungan dari saudara atau anggota keluarga yang lain, tidak selalu seperti yang diinginkan oleh remaja.Tidak pernah rasanya ada keluarga yang hendak menjerumuskan atau menyesatkan seorang remaja dengan dukungan abal-abal yang diberikan. Di tengah keluarga, remaja juga bisa saling melengkapi dengan saudaranya, sehingga kelemahan yang dimiliki dapat ditutupi oleh kekuatan yang lain, demikian juga sebaliknya. Seperti kekurangan Musa dapat ditutupi dengan kekuatan Harun, sang kakak. Contoh: remaja bisa ditolong dalam hal pelajaran oleh sang kakak yang sudah lebih dulu mempelajarinya; remaja yang lemah dalam hal fisik dapat dibantu saudaranya yang cekatan dan kuat, begitu juga sebaliknya.
                      

Langkah-langkah Penyampaian


1. Awali dengan Ilustrasi "Tumit Akhiles" untuk mengantar remaja menyadari bahwa tiap orang pasti punya kelemahan. Karena kelemahan itulah, mereka membutuhkan support dari orang lain, terutama dari lingkungan terdekat, yaitu keluarga, yang memahami mereka (perhatikan Fokus).
2. Masuk pada bagian Penjelasan Teks, tekankan soal Allah peduli pada umat-Nya,Ia menjawab dengan memberi mereka pemimpin yang akan mendukung mereka. Juga tekankan soal Tuhan tahu kelemahan Musa yang dipilih-Nya untuk menjadi pemimpin, karenanya Ia menyiapkan seorang supporter, yaitu Harun sang kakak, untuk menjadi penyambung lidah atau jubir bagi Musa.
3. Untuk bagian Pengenaan, ajak remaja masuk pada Kegiatan: berdiskusi mengenai mengapa keluarga dapat menjadi supporter terbaik dalam hidup mereka, minta juga mereka menyebutkan siapa anggota keluarga mereka yang selama ini menjadi supporter ketika mereka mengalami situasi yang sulit.
4. Akhiri dengan menonton cuplikan film sebagai ilustrasi untuk mengajak remaja menjadi bagian keluarga yang saling mendukung dan memberikan support satu sama lain.

                                                        

Kegiatan


Menonton cuplikan film "My Sister's Keeper" (lihat https://www.youtube.com/watch? v=KGEDVTil6E4)

Minta remaja berdiskusi: siapa anggota keluarga yang memberikan support saat situasi sulit melanda, apa yang mereka lakukan, kenapa keluarga menjadi supporter terbaik bagi remaja

 

Ilustrasi

Tumit Akhiles
Akhiles adalah salah seorang perwira perkasa dan paling digdaya dalam kisah Perang Troya. Dalam epos "Illiad," karya pujangga Homer, Akhiles adalah tokoh idola. Bahwa Akhiles menjadi perwira perkasa, digdaya, serta sakti mandraguna, ada kisahnya.
Pada saat kelahirannya, para dewa memberitahukan kepada sang bunda bahwa tubuh Akhiles mesti segera dibenamkan ke air sungai Styx. Sebab dengan begitu, maka seluruh bagian tubuh yang terkena air sungai akan berubah menjadi kebal, tak dapat ditembus oleh panah, tak mempan ditebas oleh pedang.
bertuah.Akhiles benar bertumbuh menjadi prajurit yang sakti luar biasa.Tak tertembus oleh panah, tak mempan tertebas oleh pedang. Peperangan demi peperangan dilaluinya.Tak satu pun lawan yang mampu mengunggulinya. Karier dan ketenaran Akhiles menanjak dengan cepat luar biasa.
Konon, siaplah kini mereka untuk melumat Troya. Bagi Akhiles,Troya tak dipandang sebelah mata. Ia cuma sekadar salah satu dari sekian tantangan kecil yang pasti akan dilampauinya.Walaupun kali ini para dewa telah mengingatkannya, "Akhiles, jangan engkau pergi ke Troya! Sebab engkau akan menemui ajalmu di sana!"
Ternyata sukses telah memakan korban lagi.Akhiles telah menjadi mabuk dan lupa diri. Dengan dada membusung, ia berteriak lantang,"Akhiles tak mungkin mati! Tidak di Troya, tidak pula di mana¬mana!"
Sabda dewa, kata bertuah. Dengan gegap gempita, langkah tegap dan muka terangkat, Akhiles berangkat ke Troya. Diiring tempik sorak para pemuja. Ditaburi bunga seribu warna. Namun tak berapa lama Akhiles kembali dari Troya. ia diusung dalam keranda, ia mati.
 

Bagaimana satria sakti mandraguna sepertinya dapat menemukan ajal di medan laga? Ternyata sepele dan remeh betul penyebab kematiannya. Akhiles tertembus panah beracun di tumitnya.Tapi bukankah sabda dewa bahwa ia tak akan mampu tertembus oleh panah dan tak mempan tertebas oleh pedang? Ya memang. Namun itu, seperti sabda dewa, hanya berlaku bagi bagian tubuh yang tersentuh oleh air sungai Styx. Akhiles tubuhnya kebal. Semuanya, kecuali tumitnya. Sebab ketika ia dibenamkan ke sungai, tumit itu digenggam oleh tangan ibunya.
Dari kisah itu kemudian masyhurlah ungkapan "tumit Akhiles" untuk menunjukkan titik lemah yang ada pada setiap manusia, sehebat apapun dia.

(Disadur dari Eka Darmaputera, Menguji Roh, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2003, pp. 88-89)

Sinopsis: "My Sister's Keeper"
My Sister's Keeper adalah novel karya Jodie Picoult yang dirilis pada tahun 2004. Novel ini begitu menyuguhkan kisah yang menarik dan menggugah perasaan. Bagaimana tidak? Menceritakan tentang Anna Fitzgerald, seorang anak perempuan berusia 13 tahun yang menuntut orangtuanya untuk kemerdekaan medis atas tubuhnya sendiri. Kisah ini berawal ketika pasangan Sara dan Brian Fitzgerald dikaruniai seorang anak perempuan yang kemudian dinamai Kate. Keadaan begitu membahagiakan hingga suatu hari Kate sakit dan dokter mendiagnosa adanya Leukimia. Kate menderita kanker darah dan tulang dan sangat membutuhkan donor sumsum tulang belakang jika ingin bertahan hidup. Sayangnya baik Sara maupun Brian tidak memiliki kecocokan dengan sumsum yang dibutuhkan oleh Anna. Dalam kepanikannya, Sara dan Brian akhirnya menerima saran dari sang dokter untuk memiliki satu anak lagi sebagai calon donor bagi Kate.Tidak main-main, sang calon bayi ini sengaja dirancang agar memiliki kecocokan 100% dengan organ-organ Kate. Proyek bayi rancangan itu berhasil, dan lahirlah Anna. Sebagaimana direncanakan, Anna kemudian menjadi donor tetap bagi Kate. Dimulai sejak pengambilan cairan sumsum tulangnya pada usia yang baru beberapa hari. Donor-demi donor, operasi demi operasi dilakukan Anna demi menjaga agar kakaknya tetap hidup. Dan selama itu ia tak pernah mengeluhkan pengorbanannya. Hingga pada suatu hari keadaan Kate memburuk dan dokter menyatakan Kate membutuhkan ginjal baru untuk menyelamatkan nyawanya. Sang ibu, Sara, dengan yakin menyetujui operasi tersebut dan meminta Anna untuk menyerahkan satu ginjalnya untuk Kate. Namun tanpa disangka, Anna menolak memberikan ginjalnya bahkan bergerak lebih jauh lagi dengan menuntut kedua orangtuanya atas kemerdekaan medis atas tubuhnya. Deegan dibantu seorang pengacara terkenal, Campbell Alexander, ia berdiri melawan orangtuanya sendiri, yang diwakili oleh Sara. Meskipun menjadi lawan dalam ruang sidang, Anna yang belum dewasa masih tinggal bersama keluarganya, hal ini menciptakan suasana yang tidak nyaman, dan Sara berusaha mengintimidasi Anna dalam setiap kesempatan yang ia punya. Dengan bergulirnya cerita, kemudian terungkap bahwa sesungguhnya yang mendorong Anna untuk mengajukan tuntutan ini adalah sang kakak sendiri. Kate tidak menginginkan operasi ginjal, karena ia yakin bahwa ia tidak akan sukses melewatinya. Dan ia tidak bisa mengorbankan adiknya yang masih sehat untuk kehilangan satu ginjal demi dirinya, Meskipun akhirnya memenangkan tuntutan itu, Anna mengalami kecelakaan mobil dalam perjalanan pulang dari pengadilan. Kecelakaan itu mengakibatkan otaknya mati. Dengan keadaan demikian akhirnya Campbell sebagai kuasa hukum Anna memutuskan agar dilakukan operasi untuk mengangkat ginjal Anna. Kisah ini berakhir 6 tahun kemudian, di mana Kate yang bekerja sebagai instruktur tari masih hidup dan dalam keadaan sehat. Ia percaya bahwa 6 tahun yang lalu, memang seseorang harus pergi, dan Anna meninggal untuk menggantikan dirinya. Dan setiap melihat dua bersaudara perempuan, ia ingat pada sosok Anna. Novel ini sudah difilmkan dengan judul yang sama, dibintangi oleh Cameron Diaz dan Alec Baldwin. Namun film ini memberikan plot akhir yang berbeda, dan perbedaan-perbedaan yang signifikan dengan novelnya.


(sumber: http://www.kompasiana.com/pinkysaribanon/my-sister-s-keeper-saat-adik-menjadi¬sparepart-sang-kakak_550f2f38813311bf2cbc6752)

                                                                                         


A R S I P
| derap januari 0117 | derap januari 0217 | derap januari 0317 |
| derap januari 0417 |derap januari 0517 | derap februari 0117 | derap februari 0217 |
| derap februari 0317 | derap februari 0417 | derap maret 0117 |derap maret 0217 |
| derap maret 0317 | derap maret 0417 | derap april 0117 | derap april 0217 | derap april 0317 |
| derap april 0417 | derap april 0517 | derap mei 0117 | derap mei 0217 | derap mei 0317 |
| derap mei 0417 | derap juni 0117 | derap juni 0217 | derap juni 0317 | derap juni 0417 |
| derap Juli 0117 | derap juli 0217 | derap juli 0317 | derap juli 0417 | derap juli 0517 |
| derap agustus 0117 | derap agustus 0217 | derap agustus 0317 | derap agustus0417 |
| derap september 0117 | derap september 0217 | derap september 0317 | derap september 0417 |
| derap oktober 0117 | derap oktober 0217 | derap oktober 0317 |

 

Sahabat Surgawi,
 Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja antar denominasi OnLine
www.sahabatsurgawi.net - webmaster@sahabatsurgawi.net, Copyright © 1999