HOME ABOUT US KESAKSIAN AGENDA GEREJA LINK CONTACT US



 

Derap Remaja Edisi 44
Juli-Desember 2018
Bahan Pembinaan Remaja Gereja Kristen Indonesia


Pembayaran dapat dilakukan dengan 2 cara :

1. Via Bank:
Tahapan BCA no. 0372999053, an. Wisnu Sapto Nugroho
Segera kirimkan pemberitahuan pengiriman bank.
2. Via Pos Wesel:
dengan cara memakai blangko yang dilampirkan dalam surat pengantar.
Pdt. Wisnu Sapto Nugroho, Samirono Baru 71 Kompleks LPPS Yogyakarta 55281

Alamat Sekretariat & Distribusi DERAP REMAJA:
Samirono Baru 71 Kompleks LPPS Yogyakarta 55281

Harga per eksemplar Rp. 40.000,-

 

Oktober
Sakramen

 

•Sakramen Menyelamatkan? •Baptisan dan Pertobatan • Percik atau Selam? •Perjamuan Kudus sebagai Perayaan Sukacita

 

Fokus
_____________________

 
Selain sakramen baptis, yang sudah dibahas minggu yang lalu, sakramen lain yang dirayakan oleh gereja Protestan adalah Perjamuan Kudus. Dalam pemahaman gereja Protestan, Perjamuan Kudus diadakan karena diperintahkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Karena dianggap sebagai perintah Tuhan, Perjamuan Kudus dilaksanakan dalam suasana yang khidmat. Dalam praktik, khidmat kerap ditandai dengan suasana yang angker dan menakutkan. Itu sebabnya, hal-hal yang dianggap dapat menimbulkan kebisingan disingkirkan. Padahal perjamuan pada hakikatnya adalah pesta. Itu berarti mestinya ada sukacita dalam merayakan perjamuan kudus. Pelajaran ini disusun agar remaja memahami makna sakramen Perjamuan Kudus serta terdorong dengan sukacita ikut serta dalam Perjamuan Kudus.
 

Penjelasan Teks
_____________________


Bagian Alkitab ini sering digunakan mendasari praktik Perjamuan Kudus dalam gereja. Salah satu bagian yang dibaca dengan penegasan terdapat pada ayat 28, "Karena itu hendaklah tiap-tiap orang menguji dirinya sendiri dan baru sesudah itu ia makan roti dan minum dari cawan itu." Kalimat "menguji diri" diletakkan pada pemahaman betapa sakralnya Perjamuan Kudus. Sakral kerap dipahami sebagai hening, khusuk, bahkan angker.Akibatnya, suasana perjamuan kudus yang benar dipahami sebagai hening. Padahal pada kata "perjamuan" mengandung unsur pesta. Jika mengacu pada kata "perjamuan," terdapat sukacita dalam merayakan Perjamuan Kudus itu.

Jika kita memerhatikan teks ini, apa yang dituliskan Paulus bukan peraturan yang membuat perjamuan berjalan dalam suasana yang angker.Teks ini adalah jawaban atas realitas pertemuan jemaat yang justru mendatangkan keburukan (ay. 17). Menariknya pertemuan yang dimaksud adalah pertemuan untuk makan dalam perjamuan Tuhan (ay 20).Tidak disebutkan perjamuan kudus di sana. Agaknya, istilah perjamuan Tuhan lebih dikenal pada waktu itu. Dalam perjamuan itu, umat yang datang diminta untuk membawa makanan, mengumpulkannya, dan pada waktunya mereka makan bersama-sama. Intinya, dalam pertemuan tersebut umat saling berbagi makanan. Namun apa yang kemudian terjadi justru sebaliknya, mereka malah menikmati makan makanannya sendiri secara berlebihan, tidak peduli pada yang lain (ay 21).

Dalam rangka menasihati umat, Paulus mengajak umat untuk belajar dari perjamuan yang pernah dilakukan oleh Yesus. Paulus menulis: "Demikian juga Ia mengambil cawan, sesudah makan, lalu berkata:"Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku; perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!" (ay 25).
Dari pernyataannya ini, Paulus menegaskan pentingnya apa yang terjadi saat makan dan minum. Pada saat makan dan khususnya minum, umat diingatkan tengah membuat perjanjian yang telah diikat dengan darah Yesus.

Makan dan minum yang mereka lakukan, mestinya mengingatkan mereka akan kasih karunia yang telah dikerjakan oleh Yesus. Hal ini diperjelas dengan penyataan: "... kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang" (ay 26). Kematian Tuhan menunjuk pada Yesus yang tersalib. Oleh darah Yesus, umat mendapatkan anugerah pengampunan dosa.

Selanjutnya, Paulus memberikan penegasan:"jadi barangsiapa dengan cara yang tidak layak makan roti atau minum cawan Tuhan, ia berdosa terhadap tubuh dan darah Tuhan" (ay 27). Cara yang tidak layak, menurut Paulus, adalah makan dan minum tanpa memiliki kepedulian pada yang lain. Lebih lanjut ia mengatakan:"Karena itu hendaklah tiap-tiap orang menguji dirinya sendiri dan baru sesudah itu ia makan roti dan minum dari cawan itu" (ay 28). Menguji di sini berarti menilai diri. Karena itu, jika sebelum perjamuan Tuhan mereka sudah lapar, lebih baik mereka makan terlebih dahulu di rumah (ay 34)
.

Pengenaan
____________________


Perjamuan Kudus adalah pernyataan sukacita karena kasih dan pengorbanan Yesus Kristus. Dalam Perjamuan Kudus yang penting bukanlah roti dan anggur yang menandakan tubuh dan darah Yesus, melainkan apa yang terjadi saat makan dan minum. Itu berarti orang ikut Perjamuan Kudus perlu dipersiapkan agar menyadari karya kasih Tuhan Yesus pada umat manusia.
Persiapan formal yang biasanya dilakukan gereja adalah sidi. Sidi menjadi prasyarat mengikuti Perjamuan Kudus.Apakah dengan sidi secara otomatis kehidupan seseorang menjadi lebih baik? Tentu saja tidak. Seorang remaja perlu didorong untuk mengikuti katekisasi dan menjalani ritus sidi. Agar mereka makin matang dalam pemahaman dan keyakinan imannya. Namun, remaja juga perlu disadarkan bahwa sidi adalah prasyarat formal dalam mengikuti Perjamuan Kudus. Prasyarat penting dalam mengikui Perjamuan Kudus adalah ketika di hati mereka ada rasa syukur karena cinta Tuhan Yesus. Itu sebabnya, Perjamuan Kudus dilakukan dalam suasana kegembiraan.

 

Langkah-langkah Penyampaian
___________________________


1. Tanyakanlah adakah remaja yang telah mengikuti Perjamuan Kudus? Di mana, kapan, saat ia berusia berapa? Tanyakan juga apa perasaannya sebelum ikut, saat ikut, dan setelah ikut Perjamuan Kudus? Bagian ini juga dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan (lihat bagian Kegiatan)
2. Jelaskan bahwa kata perjamuan kudus tidak ditemukan dalam Alkitab, yang ada adalah perjamuan Tuhan. Perjamuan itulah yang dilakukan oleh persekutuan umat di Korintus.
3. Namun apa yang terjadi dalam perjamuan Tuhan itu? Masuklah dalam Penjelasan Teks. Berikan penegasan bahwa perjamuan Tuhan dilaksanakan agar orang berbagi, bukan mau menang sendiri.
4. Lanjutkan penjelasan dengan menekankan bahwa yang penting bukan pada makan dan minumnya, tetapi saat makan dan minum itu. Di sini Paulus mengajak umat belajar dari perjamuan yang diselenggarakan oleh Yesus.
5. Perjamuan adalah perayaan sukacita, karena lewat perjamuan kudus kita diingatkan akan kasih Allah pada semua orang. Itu sebabnya, penting mempersiapkan pemahaman dan keyakinan iman sebelum merayakan perjamuan kudus (lihat Pengenaan).
6. Akhiri dengan ilustrasi.

Kegiatan
_____________________

Bagikan selembar kertas pada remaja yang telah mengikuti Perjamuan Kudus. Minta mereka menuliskan kotak perasaan di bawah ini.
 

Perasaanku Menjelang ikut
Perjamuan Kudus

Perasaanku Saat ikut
Perjamuan Kudus

Perasaanku Setelah ikut
Perjamuan Kudus

 

Ilustrasi
_____________________

 
Ada sebuah gereja yang merayakan perjamuan kudus dengan tradisi minum dari cawan besar secara bergantian. Sekitar 30 orang maju dan duduk di sekitar meja panjang yang disiapkan. Petugas perjamuan kudus mengedar cawan itu. Umat yang lain menantikan sambil berbisik-bisik dan tertawa kecil.Apalagi jika ada orang yang lama sekali meminum anggur dari cawan itu. Kata umat,"tukang mabuk tuh..." lalu terdengar suara tawa yang ditahan. Suasana perjamuan menjadi jauh dari khusuk, karena penuh dengan kasak-kusuk.
Melalui cerita di atas, nampaklah kekhusukan perjamuan kudus terkait dengan hati yang penuh dengan sukacita karena merasakan anugerah keselamatan di dalam Yesus Kristus.

 

 


A R S I P
| derap januari 0118 | derap januari 0218 |
| derap januari 0318 | derap januari 0418 | derap februari 0118 | derap februari 0218 |
| derap februari 0318 | derap februari0418 | derap maret 0118 | derap maret 0218 |
| derap maret 0318 | derap maret 0418 | derap april 0118 | derap april 0218 |derap april 0318|
| derap april0418 | derap april 0518 | derap mei 0118 |derap mei 0218 | derap mei 0318 |
| derap mei 0418 | derap juni 0118 | derap juni 0218 | derap juni 0318 | derap juni 0418 |
|derap juli 0118 |derap juli 0218 |derap juli 0318 |derap juli 0418|derap juli 0518 | derap agustus 0118 |
| derap agustus 0218 | derap agustus 0318 | derap agustus 0418 |
| derap september 0118 | derap september 0218 | derap september 0318 | derap september 0418 |
| derap september 0518 |derap oktober 0118 | derap oktober 0218 | derap oktober 0318 |

 

Sahabat Surgawi,
 Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja antar denominasi OnLine
www.sahabatsurgawi.net - webmaster@sahabatsurgawi.net, Copyright 1999