HOME ABOUT US KESAKSIAN AGENDA GEREJA LINK CONTACT US


 

Derap Remaja Edisi 40
Bahan Pembinaan Remaja Gereja Kristen Indonesia


Pembayaran dapat dilakukan dengan 2 cara :

1. Via Bank:
Tahapan BCA no. 0372999053, an. Wisnu Sapto Nugroho
Segera kirimkan pemberitahuan pengiriman bank.
2. Via Pos Wesel:
dengan cara memakai blangko yang dilampirkan dalam surat pengantar.
Pdt. Wisnu Sapto Nugroho, Samirono Baru 71 Kompleks LPPS Yogyakarta 55281

Alamat Sekretariat & Distribusi DERAP REMAJA:
Samirono Baru 71 Kompleks LPPS Yogyakarta 55281

Harga per eksemplar Rp. 40.000,-
 

september 2016    

Alkitab dan Pengilhaman
2 Timotius 3:14-17
 
  1
Mengapa Berbeda?
Lukas 1:1-4
 
  2
Firman-Mu Pelita Bagi Kakiku Terang Bagi Jalanku
Mazmur 119:1-9
 
  3
Penyebaran Alkitab
Kisah Para Rasul 1:6-8
 
  4

  Alkitab dan Pengilhaman


 
 Bacaan:
 2 Timotius 3:14-17

 Bahan yang   
 diperlukan:
 -

 
 

FOKUS



Alkitab dalam bahasa lain sering disebut dengan Bible. Kata ini berasal dari bahasa Yunani: biblos, yang artinya dokumen-dokumen. Dalam proses pembuatannya, Alkitab ditulis di atas kulit atau papirus (sejenis tumbuhan) dan umumnya dalam bentuk gulungan. Kumpulan tulisan itulah yang menjadi dokumen-dokumen dan disebut Bible. Jika Alkitab adalah dokumen-dokumen, maka mengapa disebut suci atau tulisan suci? Frederiek Djara Wellem (dalam Injil dan Marapu, Jakarta, BPK GM, 2004, hal. 291-291) mengatakan bahwa Alkitab disebut suci bukan karena tulisan-tulisan atau dokumen-dokumen itu memiliki daya magis tertentu, melainkan karena Tuhan yang memberi ilham bagi penulisan Alkitab itu adalah suci. Ilham yang diberikan Tuhan itulah yang menjadikan dokumen-dokumen itu disebut sebagai tulisan suci. Melalui pelajaran ini remaja memahami makna pengilhaman dalam proses pembuatan Alkitab.
 

PENJELASAN TEKS


Surat Paulus yang kedua kepada Timotius merupakan surat pastoral yang bersifat pribadi, namun sekaligus ditujukan untuk jemaat yang lebih luas. Paulus menulis surat untuk menguatkan Timotius yang sudah menjadi pemimpin jemaat di kota Efesus. Surat ini sekaligus sebagai surat perpisahan karena Paulus tahu saat akhir hidupnya sudah dekat. Selain diberi nasihat untuk tidak terpengaruh orang-orang di sekitarnya yang hidup tidak sesuai dengan kehendak Tuhan, Timotius juga dinasihati untuk berpegang pada Firman Tuhan. Inilah yang menjadi dasar nasihat Paulus, sekaligus senjata bagi Timotius untuk hidup benar.

Pada ayat 14-15 Paulus mengingatkan bahwa dari kecil Timotius sudah mengenal Kitab Suci yang memberi hikmat dan menuntun pada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus. Sejak kecil Timotius sudah dididik dalam iman kepada Yesus oleh neneknya, Lois, dan ibunya, Eunike (2 Timotius 1:5).

Selanjutnya pada ayat 16 Paulus menekankan tulisan Kitab Suci sebagai yang DIILHAMKAN Allah, yang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Kata yang diterjemahkan dengan "diilhamkan" adalah theophneutos yang secara harafiah berarti: dihembus, dimasuki angin atau nafas Allah. Maka ungkapan "tulisan yang diilhamkan" ini bermakna: tulisan yang ke dalamnya dihembuskan atau ditiupkan nafas atau Roh Allah. Pdt. Harun Hadiwijono dalam bukunya yang berjudul Iman Kristen (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1986, hal. 56) menjelaskan tentang pengilhaman sbb.: a. Bahwa Tuhan Allahlah yang berfirman, Dialah yang memiliki gagasan b. Bahwa manusia (yaitu para nabi atau rasul atau yang lain) yang berkata-kata dan menulis semata-mata karena dorongan Roh Kudus.

Lalu bagaimana kerjasama antara Roh Kudus dan manusia hingga terwujud tulisan? Bagaimana cara kerja Roh Kudus dalam memberikan ilham? Bagaimana sikap manusia yang menerima pengilhaman Allah? Untuk menjawab hal itu, terdapat usaha-usaha untuk memecahkan masalah ini yang disebut dengan teori pengilhaman Alkitab, seperti:
1. Teori Pengilhaman Langsung
Teori ini menyatakan bahwa Alkitab itu diturunkan secara langsung dari Sorga atau dari langit dalam bentuk lengkap seperti yang kita miliki saat ini. Allah sendirilah yang menuliskan Alkitab itu dan manusia langsung menerima tulisan-tulisan dari Allah dalam bentuk yang lengkap.
2. Teori Pengilhaman Mekanis
Firman Tuhan diwahyukan tidak secara lengkap sekaligus, melainkan sedikit demi sedikit. Manusia dalam menerima wahyu hanya berfungsi sebagai mekanik atau mesin yang menuliskan tulisan-tulisan dari Allah. Allah membisikkan kata demi kata dan manusia menuangkan bisikan-bisikan itu dalam bentuk tulisan.
3. Teori Pengilhaman pasif atau negatif
Pandangan ini menunjukkan bahwa para penulis Alkitab dijaga oleh Roh Kudus agar dalam proses penulisan jangan sampai tersesat. Dalam teori ini yang diilhami adalah penulisnya. Mereka dibantu oleh Roh Kudus, sehingga apa yang diucapkan oleh Tuhan tercatat sesuai kehendak Tuhan sendiri.
4. Teori Pengilhaman dinamis
Teori ini mengungkapkan bahwa pada saat penulisan Alkitab, isi hati setiap penulis dipenuhi dengan kuasa Tuhan. Karena isi hati para penulis dipenuhi kuasa Tuhan, maka mereka mendapat kecakapan atau kemampuan dari Roh Kudus untuk dapat mengerjakan tulisan-tulisan ilahi. Jika penulis memiliki kedekatan yang kuat dengan Tuhan, maka tulisan-tulisan mereka makin dapat dipercaya. Oleh karena itu, menurut pandangan teori ini tulisan para rasul lebih dapat dipercaya dibanding tulisan-tulisan para murid rasul atau tulisan orang-orang setelah zaman para rasul.
5. Teori Pengilhaman Organis
Teori Pengilhaman Organik ini mengatakan bahwa wahyu Allah disampaikan melalui manusia sebagaimana ia ada dalam hidup kesehariannya. Karakter individu, kedalaman iman, pengetahuan umumnya, kebiasaannya, tradisi, atau budaya masyarakatnya mau tak mau "ikut masuk" dan tersirat dalam berita yang diwahyukan Allah tadi. Dalam teori ini disampaikan bahwa Alkitab memiliki fungsi kesaksian, terang, dan juga kata-kata Yesus serta kesaksian tentang karya penyelamatan Allah yang dimulai Allah sejak jaman perjanjian lama. Manusia yang hidup pada zaman ini mendapat kepastian dari firman Allah bahwa Allah berkenan menyelamatkan umat-Nya. Semua kesaksian itu diungkapkan oleh para penulis Alkitab. Keunikan dan konteks dari para penulis Alkitab itu diterima sebagai bagian dari karya penyelamatan Allah. Dengan demikian pada hakikatnya kesaksian para penulis Alkitab itu adalah kesaksian Roh kudus, dengan syarat, jikalau kesaksian itu benar, tidak menyimpang dari kenyataan yang ada. Bagi kita yang hidup pada jaman ini hal itu berarti bahwa tafsiran yang benar terhadap firman Tuhan sangat menentukan.
 

Dari kelima model pengilhaman ini, yang terakhirlah yang jelas dapat kita lihat dalam surat 2 Timotius. Paulus berada dalam situasinya, yaitu berada dalam penjara. Paulus menyebutkan nama orang-orang pada waktu itu, baik yang sejalan maupun yang bertentangan dengan Paulus.
Namun proses atau cara pengilhaman itu jangan sampai menenggelamkan maksud dari ayat 16 dan 17 yaitu bahwa tulisan yang diilhamkan itu bermanfaat untuk mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran, agar tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik. Nasihat ini tidak hanya berlaku untuk Timotius, tapi untuk seluruh jemaat - hingga kini.
 

PENGENAAN
 


Mungkin sebagian remaja sudah sejak kecil mengenal Kitab Suci melalui orangtua dan Sekolah Minggu. Istilah "Firman Tuhan" juga sering dipakai. Melalui pelajaran ini remaja semakin memahami apa arti "Firman Tuhan" dalam rangka pengilhaman organis, yang memahami pengilhaman terjadi melalui diri dan konteks para penulis kitab/ surat, yang bermuara pada tindakan etis (berbuat baik) dalam hidup sehari-hari.
 

LANGKAH-LANGKAH PENYAMPAIAN
 


1. Bukalah dengan penjelasan bahwa bulan September sering disebut Bulan Kitab Suci atau bulan Alkitab. Jemaat Tuhan diingatkan agar mengenal dan mencintai Alkitab sebagai Firman Tuhan. Tanyakan kepada remaja apa yang mereka pahami dengan kata "Firman Tuhan." Bagaimanakah Tuhan berfirman?
2. Ajak remaja membaca 2Timotius 3:14-17. Jelaskan latar belakangnya tentang Paulus menulis surat kepada Timotius, dan bagaimana Timotius sudah mengenal Kitab Suci sejak kecil (pakai Penjelasan Teks bagian awal).
3. Fokuskan pada ayat 16. Jelaskan tentang kata pengilhaman, kemudian tentang lima macam model pengilhaman. Tekankan bahwa model kelima yang paling tepat, dan berikan bukti-buktinya (pakailah Penjelasan Teks).
4. Jelaskan dari ayat 16-17 bahwa pengilhaman itu bermaksud memperlengkapi setiap orang untuk mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran, yang bermuara pada tindakan berbuat baik.
5. Sampaikan Ilustrasi untuk menegaskan perlunya dan pentingnya membaca Alkitab sejak masih muda.
6. Ajak remaja melakukan Kegiatan.

                                                                                                   
KEGIATAN

        
1. Persilakan remaja masuk dalam kelompok kecil 5-6 orang.
2. Tiap kelompok diminta untuk memilih satu ayat.
3. Setelah masing-masing kelompok menentukan ayat ajak semuanya menyanyikan lagu "Biarpun Gunung-gunung Beranjak."
   Biarpun gunung-gunung beranjak, dan bukit-bukit pun bergoyang
   Namun kasih setia-Mu tak akan beranjak dariku
   Tak akan beranjak, tak akan bergoyang                                                          
   Demikianlah Firman Tuhan yang mengasihiku

4. Lagu diulang. Pada setiap kalimat terakhir disisipi ayat yang dibaca oleh kelompok yang memilihnya: Demikianlah Firman Tuhan ... ayat... yang mengasihiku. Lagu diulang sampai ayat dari semua kelompok selesai dibaca.
5. Selanjutnya tiap kelompok membicarakan apa yang harus mereka lakukan untuk mewujudkan ayat yang sudah mereka pilih, agar ayat itu sungguh-sungguh menjadi Firman Tuhan yang mengilhami mereka untuk berbuat baik.
6. Hasil pembicaraan tiap kelompok dilaporkan ke pleno.
 

ILUSTRASI



Sekelompok remaja melakukan Christmas Carol. Banyak oma dan opa yang mereka kunjungi sudah sulit membaca dan mendengar. Mereka menyatakan kerinduan mereka untuk membaca atau mendengarkan Alkitab. Namun hal itu semakin sulit mereka lakukan. Para remaja pun sadar bahwa saat ini mereka masih dapat membaca dan mendengar dengan baik. Oleh karena itu pergunakan waktu itu untuk membaca Alkitab.


 

Sahabat Surgawi,
 Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja antar denominasi OnLine
www.sahabatsurgawi.net - webmaster@sahabatsurgawi.net, Copyright 1999