HOME

HOME

ABOUT US

KESAKSIAN

AGENDA GEREJA

LINK

CONTACT US

   
 Membuka Tirai Kesaksian
 
 
BENJOLAN SAYA DISEMBUHKAN
 
Saya ingin bersaksi untuk anak saya Ester. Ketika saya datang KKR hari pertama anak saya menderita sakit yaitu benjolan di belakang telinga. Ketika saya periksakan di puskesmas oleh dokter saya disuruh memeriksakannya ke Rumah Sakit Pusat dengan diberi surat pengantar. Saat itu saya tidak memiliki uang karena suami saya sudah pergi meninggalkan saya ketika saya sedang hamil 7 bulan. Saat itu saya bergumul, “Tuhan, bagaimana caranya ini? Saya sudah dikucilkan di tengah-tengah keluarga, sekarang anak saya sakit dan tidak punya uang sepeser pun. Kalau saya ke RS Pusat maka anak saya harus dioperasi karena ada benjolannya.” Kemudian saya beranikan diri berbicara pada orang tua saya. Tapi orang tua saya menjawab, “Kamu kan, sudah punya Tuhan Yesus. Kenapa kamu tidak lari ke gereja saja. Minta disembuhkan Yesusmu. Saya sudah tidak suka dari dulu. Buktinya, sekarang kamu susah larinya ke orang tua juga.” Begitu jawaban orang tua saya dan dalam hati saya berkata, “Ya, saya memang akan lari ke Yesus.”

KKR hari pertama saya datang dengan iman. Saya tidak memiliki uang sepeser pun. Sebelumnya di kelompok sel diumumkan kalau sudah disewakan kendaraan supaya bisa berangkat KKR bersama-sama. Saya bersyukur karena saya bisa berangkat KKR tanpa keluar uang. Dengan iman saya percaya di KKR ini anak saya akan dijamah Tuhan. Saat lawatan tiba-tiba anak saya seperti kejang dan berbicara bahasa yang aneh. Saat itu saya belum percaya kalau anak saya dijamah Tuhan, bahkan saya berpikir, “Wah, anak saya kena transfer roh jahat.” Ditambah lagi tiba-tiba teman saya berkata, “Mbak, nanti pulangnya sendiri-sendiri.” Pikir saya, “Aduh, anak saya kemasukan roh jahat sekarang disuruh pulang sendiri. Tapi, ya sudah. Tuhan, nanti saya pulang jalan kaki tidak apa-apa.”

Saat itu saya minta jamahan Tuhan supaya anak saya sembuh. Ketika pulang ibadah saya belum terpikir kalau anak saya sudah dijamah Tuhan. Sampai di rumah, saya sangat terkejut ketika saya melepas jaket anaknya saya. Ternyata benjolan di belakang telinganya sudah lenyap.

Malam kedua saya datang dan ingin bersaksi tapi saya belum yakin kalau benjolan itu sudah benar-benar hilang. Saya terus melihat ke belakang telinga anak saya dan benjolan itu sudah hilang. Saya berkata kepada ayah saya, “Pak, anak saya tidak jadi saya bawa ke pusat. Kata Bapak saya disuruh bawa ke Tuhan Yesus, setelah saya bawa ke Tuhan Yesus ternyata anak saya benar-benar dijamah.” Mendengar itu bapak saya terpana. Dia berkata, “Saya menyuruh anak kamu di bawa ke Tuhan Yesus karena saya sedang marah. Tapi Tuhan kamu baik sekali sampai menyembuhkan anak kamu.”

Hari keempat KKR ketika hendak berangkat bapak saya memberi saya uang sambil berkata, “Ini untuk persembahan. Ucapan terima kasih karena sudah menyembuhkan anak saya.” Saya berdoa supaya Tuhan menjamah bapak saya supaya menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Puji nama Tuhan.

Ibu Debora
GBI Keluarga Allah - Solo

 

| Arsip |

 

 

Copyright © 1999 www.sahabatsurgawi.net
All rights reserved.