Tuhan Menjaga 

 
Kami tinggal tempat yang menurut cerita beberapa masyarakat merupakan tempat yang hitam karena daerah sekitar itu banyak dihuni oleh masyarakat yang kebanyakan masih memegang ilmu hitam sehingga ada banyak orang yang takut kalau memasuki kompleks tersebut.
Sebagai hamba Tuhan kami percaya di kompleks yang bagaimanapun kami tinggal Tuhan pasti menjaga kami, bahkan ini menjadi suatu tantangan tersendiri dalam hidup kami untuk membuktikan bahwa Tuhan Yesus jauh lebih berkuasa dari apapun juga dan ketika kita hidup dalam Tuhan maka tidak ada satu kuasapun yang mampu mengganggu kita kecuali atas seijin Tuhan.
Suatu ketika, di tengah malam tiba-tiba listrik padam sehingga kipas angin yang kami miliki otomatis ikut mati juga, hal ini membuat kami terpaksa tidur di lantai karena cuaca yang cukup panas. Namun menjelang pagi, kira-kira pukul 03.00 pagi, istri saya tiba-tiba berteriak karena terasa ada binatang yang sedang berjalan di leher istri saya, dengan refleks langsung menepis dengan tangan binatang tersebut dan seketika itu juga tangan istri saya terasa sakit seperti kena sengatan. Dengan segera saya langsung bangun, mengambil senter dan mencari binatang apa yang berjalan di leher istri saya. Betapa terkejutnya saya ketika melihat bahwa ternyata seekor kalajengking yang cukup besar (merupakan kalajengking paling besar yang pernah saya lihat selama ini).
Kami kemudian membunuh kalajengking tersebut, lalu kami menyembah Tuhan dan berdoa seketika itu juga rasa nyeri pada tangan istri saya langsung hilang. Anehnya beberapa menit kemudian kami sepertinya mendengar ada orang yang jalan disekitar tempat kami, padahal tidak ada jalan disekitar kamar kami.
Tapi kami bersyukur, karena hal ini semakin membuat kami percaya bahwa Tuhan selalu menjaga dan melindungi setiap umat-Nya yang percaya sungguh kepada-Nya.

Kesaksian :Pdm. Voldi Y.A. Mokosolang
di Papela, Londalusi, kec. Rote Timur - NTT


 
 

| A R S I P |


   
Sahabat Surgawi,
 Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja antar denominasi OnLine
www.sahabatsurgawi.net - webmaster@sahabatsurgawi.net, Copyright 1999