Cerita yang ditampilkan merupakan cerita atau kesaksian yang bisa
         menggugah dan memotivasi pembacanya.
         Bisa juga merupakan kesaksian pribadi, kiriman email atau diambil dari buku,
         kadang juga kiriman berantai dengan sumber yang tidak jelas
 


Campurtangan Tuhan sungguh luar biasa
 


Syalom.

Kami suami istri sepakat untuk menjual rumah di Pulo Gebang, supaya bisa membeli rumah yang lebih besar, tetapi kami tidak sepakat mengenai harga jual. Saya usul buka harga di Rp 830, tetapi suami usul Rp 850 untuk mengantisipasi penawaran yang terlalu rendah. Karena dalam beberapa hari tidak juga sepakat, akhirnya kami tidak membahasnya lagi, focus memperbaiki rumah dulu.

21 Juni 2013, ketika pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM, suami usul buka harga naik menjadi Rp 885 dan saya yang bosan berdebat, langsung setuju. Kami mentertawakan, koq kemarin ribut 830 vs 850, sekarang malah sepakat 885. Buang waktu berhari-hari!

Malam itu kami mulai penjualan dengan berdoa lalu memasang iklan di internet, juga tulisan "DIJUAL" pada pagar rumah dan mendoakannya setiap hari. Kami siapkan mental bahwa menjual rumah perlu waktu minimal 3 bulan, seperti rumah-rumah lain yang dijual di area berdekatan. Apalagi "tanpa perantara / broker", padahal kami sama-sama pekerja yang sering menghadiri rapat, jadi handphone lebih sering silent mode.

02 Juli 2013 lalu rumah tersebut terjual, di harga Rp 850. Hanya perlu 12 hari !

Tuhan sanggup membuat rumah saya yang dipasarkan belakangan, bisa terjual duluan.

Jika Tuhan campur tangan, hasilnya sungguh di luar perkiraan. Puji Tuhan!
 
 

| A R S I P |


   
Sahabat Surgawi,
 Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja antar denominasi OnLine
www.sahabatsurgawi.net - webmaster@sahabatsurgawi.net, Copyright 1999