Cerita yang ditampilkan merupakan cerita atau kesaksian yang bisa
         menggugah dan memotivasi pembacanya.
         Bisa juga merupakan kesaksian pribadi, kiriman email atau diambil dari buku,
         kadang juga kiriman berantai dengan sumber yang tidak jelas
 


Tuhan selalu mengasihi umatNya
Maruli Monang Sianturi

 


Nama saya ruli, kejadian ini terjadi ketika bulan puasa 2013. Saya dan teman-teman kantor mengadakan buka puasa bersama di bilangan Thamrin, Jakarta Pusat. Ketika hendak pulang, ternyata hujan turun dengan lebatnya sehingga saya kebasahan dan kedinginan. Seperti biasa, kalau saya pulang maka saya selalu menitipkan motor di kantor istri saya dan pulang dengan KRL komuter. Ketika setibanya di stasiun Manggarai, saya tidak perlu menunggu lama kereta walaupun jam sudah menunjukan pukul 22.00 wib. Dengan badan yang basah kuyup, saya naik kereta menuju stasiun Bekasi. Sepanjang perjalan di dalam kereta, saya menggigil kedinginan karna baju pakaian saya basah kuyup dan kipas / fan di kereta menyala. Setelah tiba di stasiun Bekasi, saya mengambil motor di parkiran.

Dengan susah payah, saya mencoba menyalakan motor yang ternyata bensinnya sudah tinggal sedikit. Motor berhasil saya nyalakan dan ketika baru berjalan 200 meter, motor saya kembali mogok. Dan kembali dengan susah payah saya mencoba menyalakan motor namun tidak bisa. Sambil mendorong motor, saya mencari barangkali ada yang jual bensin eceran namun ternyata tidak ada ( dan memang sangat mustahil ada yang jual bensin eceran di daerah itu pada pukul 22.30 malam) sementara pom bensin masih berjarak 2 km lagi. Terpaksa saya harus mendorong motor saya. Ajaibnya, tadinya badan saya menggigil kedinginan karna kehujanan, dengan mendorong motor saya tidak merasakan kedinginan ( badan saya menjadi hangat karena mengeluarkan energi untuk mendorong motor).

Setelah mendorong sekitar 150 m, ternyata ada pengendara yang menawarkan bantuan untuk membantu mendorong/menarik motor saya dengan motor yang dia gunakan. Puji Tuhan, saya dapat tiba di pom bensin untuk mengisi bahan bakar. Cuaca saat itu sudah sangat mendung dan mulai gerimis. Namun dengan berkat Tuhan, akhirnya saya dapat tiba di rumah tanpa harus kehujanan kembali. Dan sungguh kuasa Tuhan ajaib, walaupun saya sudah kehujanan dan baju yang basah mengering di badan namun saya sama sekali tidak sakit dan flu juga tidak. Demikian kesaksian saya atas kebaikan dan kemurahan hati Tuhan Yesus. Amin
 

| A R S I P |


   
Sahabat Surgawi,
 Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja antar denominasi OnLine
www.sahabatsurgawi.net - webmaster@sahabatsurgawi.net, Copyright 1999