HOME

HOME

ABOUT US

KESAKSIAN

AGENDA GEREJA

LINK

CONTACT US

     
 
Pemahaman Alkitab

Bahan PA 5.
“MENOLONG ORANG LAIN YANG KEKURANGAN”
(Yakobus 2:14-26)

   

Dalam masyarakat yang relatif homogen (misalnya jemaat) mungkin lebih mudah mempraktekkan kegiatan tolong-menolong. Tetapi tidak demikian halnya dengan masyarakat umum yang majemuk. Apalagi jika perbuatan itu dilakukan secara kolektif (misalnya atas nama Gereja). Hal yang terakhir ini sering menimbulkan kecurigaan,sehingga mempraktekkan iman dalam perbuatan merupakan hal yang cukup problematik.Apakah hal itu menghalangi kita untuk menolong? Atau bahkan menjadi alasan untuk tidak berbuat sesuatu bagi masyarakat luas?Sangatlah penting bagi kita untuk melatih kepekaan sehingga tetap waspada ketika iman tidak menggerakkan seseorang untuk berbuat sesuatu. Tantangannya adalah bagaimana membuat iman menjadi operasional. Paling tidak dalam skala perseorangan, sebelum dimobilisasi sebagai kegiatan kolektif yang lebih terarah.

PERTANYAAN PENGAMATAN

1. Dalam kehidupan sehari-hari, bantuan atau pertolongan apa sajakah yang sering diperlukan orang lain? (ayat 15, 16)
2. Iman tanpa perbuatan adalah mati. Apa maksudnya? (ayat 17)
3.Bandingkan ayat 17 dan 20. Apa perbedaan antara iman yang mati dan iman yang kosong?
4."Padamu ada iman dan padaku ada perbuatan" (ayat 18). Apakah iman dan perbuatan cenderung terdapat pada dua individu yang berbeda?
5.Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman (ayat 24). Perhatikan kata ”hanya”. Apa maksudnya?
6.Selain Abraham, siapa sajakah yang dicatat Alkitab telah mempraktekkan imannya melalui perbuatan sehingga mereka diselamatkan? (Lihat Ibrani 11:4-32)

PERTANYAAN PENERAPAN

7."Tunjukkanlah kepadaku imanmu itu tanpa perbuatan, dan aku akan menunjukkan kepadamu imanku dari perbuatan-perbuatanku." (ayat 18). Apakah iman dan perbuatan sebuah dikotomi (terbelah dua dan terpisahkan)? Diskusikan!
8.Iman dan perbuatan perlu bekerjasama (ayat 22). Apakah hal ini berarti iman kokoh dan perbuatan baik bisa terdapat dalam diri orang atau individu yang berbeda?
9.Bagaimana dengan menyempurnakan iman dengan perbuatan?Apakah iman dan perbuatan harus dilakukan oleh individu yang sama?
10.Gereja adalah tubuh Kristus. Sebelum minum kopi, diskusikan bagaimana gereja seharusnya mempraktekkan pertumbuhan iman jemaatnya dengan perbuatan nyata?

PERTANYAAN PENERAPAN

11.GKI Bogor Baru memiliki tema ”Bertumbuh dan berakar di dalam Kristus untuk menghasilkan buah” . Buah-buah apa saja yang sudah dihasilkan? Buah apa lagi yang perlu dihasilkan lebih banyak?
12. Sampai seberapa jauh buah-buah ini telah bermanfaat bagi pertumbuhan iman jemaat? Secara internal bagaimana dampak sosial yang ditimbulkan?
13. Bagaimana jemat GKI Boba seharusnya menyikapi kegiatan penggalangan dana (kelaparan, kemiskinan, bencana alam, dsb)untuk aksi-aksi sosial keluar.
14. Apakah hal ini merupakan kegiatan Pekabaran Injil? Kalau tidak,perlukah kegiatan semacam itu dikaitkan dengan PI?


Sumber: Bahan PA Yakobus-GKI Bogor Baru

 

| A R S I P |

 

 

Copyright © 1999 www.sahabatsurgawi.net
All rights reserved.