HOME

HOME

ABOUT US

KESAKSIAN

AGENDA GEREJA

LINK

CONTACT US

 
Arsip :
 
Renungan Harian
 

AMBILLAH EMAS PERAKKU

Diterbitkan hari Kamis, 18 Januari 2018 00:00
Ditulis oleh Agustina Wijayani
Dibaca: 1199 kali

Baca: Lukas 18:18-27

“Juallah segala yang kaumiliki dan bagi-bagikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di surga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.” (Lukas 18:22)


Bacaan Alkitab Setahun:
Keluaran 1-4


Frances Ridley Havergal (1836-1879) mencipta banyak lagu rohani. Salah satunya adalah Take My Life and Let it Be (Ambillah Hidupku dan Pakailah). Sebelum lagu ini mengubahkan banyak orang, lebih dulu ia mengubah hidup penulisnya sendiri. Frances ingin mempersembahkan dirinya lebih banyak lagi kepada Tuhan. Ketika ia menulis, “ambillah suaraku dan pakailah aku untuk menyanyi ...”, ia memutuskan untuk melepas kariernya sebagai solis konser, dan hanya menyanyi bagi Tuhan. Saat ia menulis, “ambillah emas dan perakku ...”, ia memutuskan untuk menyumbangkan perhiasan kesayangannya untuk kepentingan misi.

Hari ini kita membaca keputusan seorang pemimpin muda yang menghampiri Yesus. Ia bertanya, apa yang harus ia lakukan untuk mencapai hidup kekal. Menurutnya, ia sudah menaati segala perintah firman Tuhan. Tapi, sepertinya ia belum mengalami kepenuhan hidup—ia merasa masih ada perintah yang mungkin terlewat ia lakukan. Maka, Tuhan meminta ia menjual segala miliknya, membagi-bagikannya, dan mengikut Tuhan. Mendengar hal itu, beratlah hatinya dan undurlah dia—sebab sangat banyak hartanya, yang masih mengikatnya.

Rasa cinta pada dunia ini dan segala isinya memang umum dijumpai dalam diri setiap orang. Namun hari ini, meski Tuhan tak meminta kita menjual segala harta benda, Tuhan meminta kita agar tak terikat kepadanya. Maka, bila ada saatnya Tuhan membutuhkan sebagian harta kita untuk suatu tujuan, kita punya hati yang bersedia merelakannya. Mari kita belajar melakukannya, dengan memandang kekekalan yang sedang kita tuju.

—AW/www.renunganharian.net


APA YANG ADA PADA KITA, SEMUANYA DARI TUHAN;
TERNYATA TAK ADA ALASAN, UNTUK MENAHANNYA DARI DIA


 

 

 

Copyright © 1999 www.sahabatsurgawi.net
All rights reserved.