HOME

HOME

ABOUT US

KESAKSIAN

AGENDA GEREJA

LINK

CONTACT US

 
Arsip :
 
Renungan Harian
 

MENAMPAKKAN DIRI

Diterbitkan hari Jum'at, 06 April 2018 00:00
Ditulis oleh Selly Miarani
Dibaca: 1726 kali

Baca: Yohanes 20:24-29

Kemudian Ia berkata kepada Tomas, “Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan taruhlah ke lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.”
(Yohanes 20:27)


Bacaan Alkitab Setahun:
1 Samuel 17-18


Sejak zaman dahulu, ada yang mengatakan bahwa kebangkitan Tuhan Yesus hanyalah isu. Mereka memilih untuk tidak percaya kalau Yesus telah bangkit pada hari ketiga setelah Dia dikuburkan.

Tomas, salah satu murid Yesus, ketika itu pun tak percaya dengan kebangkitan Tuhan Yesus. Padahal, Tomas yang disebut Didimus bahkan siap mati untuk Tuhan. Namun Tomas kecewa karena Tuhan Yesus telah mati. Sehingga ia meninggalkan orang percaya lainnya dan menyendiri. Ia tidak bersama dengan murid-murid lainnya ketika Yesus menampakkan diri (ay. 24).

Namun teman-temannya tidak meninggalkan Tomas. Ketika murid-murid lainnya mengatakan bahwa mereka telah melihat Tuhan, Tomas tetap tidak percaya. Tomas mengatakan, sebelum dirinya mencucukkan jarinya ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tangannya ke dalam lambung-Nya, sekali-kali ia tidak akan percaya.

Mungkin kita juga pernah kecewa karena setelah menerima dan mengenal Kristus, masalah bertubi-tubi menimpa kita. Atau apa yang terjadi dalam hidup kita, tidak sesuai harapan kita. Kita kecewa dan meninggalkan persekutuan, sama seperti yang Tomas lakukan. Tapi Tomas yang dulunya mengalami kekecewaan dan menjauh dari Tuhan, akhirnya kembali mengikut Tuhan. Bukan hanya kembali, tapi ia juga memberikan seluruh hidupnya untuk Tuhan.

Tuhan tidak menampakkan dirinya kepada kita seperti yang Ia lakukan pada Tomas. Tapi Tuhan sendiri berkata, “Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.”

—MIA/www.renunganharian.net


TUHAN YESUS TELAH BANGKIT. BERBAHAGIALAH.


 

 

 

Copyright © 1999 www.sahabatsurgawi.net
All rights reserved.