HOME

HOME

ABOUT US

KESAKSIAN

AGENDA GEREJA

LINK

CONTACT US

 
Arsip :
 
Renungan Harian
 

MENYIKAPI PENCOBAAN

Diterbitkan hari Kamis, 16 November 2017 00:00
Ditulis oleh Go Hok Jin
Dibaca: 1609 kali

Baca: Yakobus 1:2-12

Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan
. (Yakobus 1:2)


Bacaan Alkitab Setahun:
Kisah Para Rasul 20-22


Paolo Maldini adalah salah satu pemain bertahan yang disegani pada masanya. Dengan sigap ia menghadang para pemain lawan yang berupaya untuk menyerang timnya, supaya gawang yang dijaga oleh rekannya jangan sampai kebobolan. Para pemain lawan pun dengan rasa hormat mengakui bahwa Maldini merupakan pemain bertahan yang paling sukar untuk dilewati. Sebaliknya, bagi Maldini, gempuran pemain lawan memicu kemampuannya terus meningkat dan membuatnya menjadi pemain yang luar biasa.

Nas hari ini mengingatkan kita bahwa berbagai pencobaan yang Allah izinkan terjadi dapat dianggap sebagai suatu kebahagiaan. Dalam Alkitab versi terjemahan Bahasa Indonesia sehari-hari, frasa “anggaplah sebagai suatu kebahagiaan” menggunakan frasa “hendaklah kalian merasa beruntung”. Ketika seseorang mengalami pencobaan, sebenarnya ia sedang beruntung karena “terpilih” dari sekian banyak manusia di dunia untuk dilatih menjadi semakin kuat dan bertekun dalam iman. Ketekunan yang suatu saat akan menghasilkan buah yang matang dan menjadi berkat bagi sesama (ay. 3). Sebaliknya, orang yang tidak bersedia diuji oleh Allah melalui berbagai pencobaan, kondisi imannya akan stagnan, ketekunannya tidak akan bertumbuh, dan ia kehilangan kesempatan untuk menghasilkan buah dari ketekunan imannya.

Jika tujuan pencobaan adalah untuk membuat kehidupan orang percaya semakin kuat, seharusnya kita pun dapat menyikapi pencobaan dengan benar. Karena, setelah semuanya itu berlalu, kualitas hidup kita akan lebih baik. Sudahkah kita menyikapi pencobaan dengan tepat?

—GHJ/www.renunganharian.net


RESPONS YANG TEPAT TERHADAP PENCOBAAN MENJADIKAN IMAN SEMAKIN KUAT DAN SEHAT


 

 

 

Copyright © 1999 www.sahabatsurgawi.net
All rights reserved.