HOME

HOME

ABOUT US

KESAKSIAN

AGENDA GEREJA

LINK

CONTACT US

 
Arsip :
 
Renungan Harian
 

MINYAK GOSOK

Diterbitkan hari Rabu, 19 September 2018 00:00
Ditulis oleh Pipi Agus Dhali
Dibaca: 1710 kali

Baca: Yakobus 5:13-18

... baiklah ia memanggil para penatua jemaat, supaya mereka mendoakan dia serta mengolesnya dengan minyak dalam nama Tuhan. (Yakobus 5:14)


Bacaan Alkitab Setahun:
Hosea 1-6


Alkitab memakai dua macam istilah untuk tindakan "mengoleskan" (minyak). Yang pertama berarti mengoleskan minyak gosok untuk memijat, mengobati, atau merawat orang sakit (terluka). Yang kedua, mengoleskan minyak sebagai bagian dari suatu upacara keagamaan. Yang pertama adalah tindakan medis, sedangkan yang kedua tindakan ritual.

Yakobus memakai istilah Yunani yang mengandung pengertian medis. Kala itu penggunaan minyak gosok untuk orang sakit sangat lazim (bdk. Luk. 10:34). Boleh dikata, pengolesan minyak mewakili tindakan medis pada saat itu. Jadi, nasihat ini memberi tekanan bukan pada pengolesan minyak melainkan pada doa dalam nama Tuhan. Artinya, terhadap orang sakit tidak cukup hanya diobati, ia perlu didoakan. Pengobatan selayaknya dilakukan serentak dengan pelayanan doa. Doa yang bersungguh hati amat besar kuasanya (ay. 16). Memberi efek baik secara jasmani maupun rohani (ay. 15-16; 19-20).

Barang siapa mencermati temuan mutakhir dan kemajuan teknologi pengobatan terkini pasti berdecak kagum. Minyak gosok telah berkembang menjadi sinar laser. Pertanyaannya, di zaman semaju ini, masihkah doa memiliki tempat yang penting dan mendesak? Tak jarang orang mengucap doa hanya sebagai unsur pelengkap—sementara hati sudah merasa tenang dan yakin pada kecanggihan teknologi medis yang dipakai. Doa baru menjadi pelarian ketika ternyata obat tidak bekerja atau tidak tersedia. Di sinilah nasihat Yakobus sungguh patut kita renungkan dengan jujur. Masihkah kita berdoa dengan sungguh hati?

—PAD/www.renunganharian.net


JIKA KITA BERIMAN SEHARUSNYA TINDAKAN BERDOA MEMILIKI BOBOT
DAN PERAN YANG SAMA, YANG BERLAKU BAGI SEMUA KASUS PENYAKIT


 

 

 

Copyright © 1999 www.sahabatsurgawi.net
All rights reserved.