HOME

HOME

ABOUT US

KESAKSIAN

AGENDA GEREJA

LINK

CONTACT US

 
Arsip :
 
Renungan Harian
 

MUKJIZAT TANPA PERTOBATAN

Diterbitkan hari Jum'at, 05 Mei 2017 00:00
Ditulis oleh Hembang Tambun
Dibaca: 1299 kali

Baca: 1 Raja-raja 13:1-10

Lalu berbicaralah raja dan berkata kepada abdi Allah itu: "Mohonkanlah belas kasihan TUHAN, Allahmu, dan berdoalah untukku, supaya tanganku dapat kembali." Dan abdi Allah itu memohonkan belas kasihan TUHAN, maka tangan raja itu dapat kembali dan menjadi seperti semula. (1 Raja-raja 13:6)


Bacaan Alkitab Setahun:
2 Raja-raja 11-13


Meskipun Yerobeam telah menjadi raja atas 10 suku Israel, namun ia ragu akan kesetiaan mereka jika mereka masih beribadah ke Bait Allah di Yerusalem. Maka ia membangun tempat-tempat ibadah baru, mengangkat imam-imam dan menentukan hari raya sendiri (1Raj. 12:26-33). Lalu Tuhan mengutus seorang abdi-Nya untuk menegur Yerobeam serta menubuatkan kehancuran tempat ibadah itu. Mendengar itu, Yerobeam mengulurkan tangannya untuk menyuruh menangkap abdi Allah itu. Tetapi, tangannya menjadi kejang dan tidak dapat ditarik kembali.

Yerobeam memohon agar abdi Allah itu mendoakannya, memohon belas kasihan Tuhan untuk kesembuhannya. Dan terjadilah demikian. Namun bukannya bertobat, ia malah membuat patung-patung berhala untuk disembah oleh rakyatnya. Akibatnya, Allah mendatangkan malapetaka atasnya serta melenyapkan keluarganya (1Raj. 14:9).

Banyak mukjizat yang Allah lakukan. Namun mereka yang mengalami mukjizat itu tidak otomatis mengakui kehebatan Allah dan memercayai-Nya. Firaun dan para pegawainya bahkan berusaha membuat mukjizat tandingan ketika Musa dan Harun menunjukkan mukjizat Allah di depan mereka (Kel. 7:10-11). Mungkin ini salah satu alasan Yesus beberapa kali melarang orang-orang menceritakan mukjizat-Nya (Mrk. 1:45; Luk. 8:56), agar Dia leluasa mengajar banyak orang tentang Allah. Karena dengan mengenal Allah, kita akan makin sadar kebutuhan kita untuk diampuni dan diselamatkan oleh-Nya, sekalipun tidak ada mukjizat. —HT

MUKJIZAT TERBESAR ALLAH BAGI KITA IALAH
DENGAN MENGUBAH PARA PENDOSA YANG PANTAS DIBINASAKAN
MENJADI ANAK-ANAK-NYA YANG TERKASIH


 

 

 

Copyright © 1999 www.sahabatsurgawi.net
All rights reserved.