HOME

HOME

ABOUT US

KESAKSIAN

AGENDA GEREJA

LINK

CONTACT US

 
Arsip :
 
Renungan Harian
 

TEGURAN PAMUNGKAS

Diterbitkan hari Sabtu, 30 Desember 2017 00:00
Ditulis oleh Go Hok Jin
Dibaca: 670 kali

Baca: Daniel 4:1-37

Raja belum habis bicara, ketika suatu suara terdengar dari langit: “Kepadamu dinyatakan, ya raja Nebukadnezar, bahwa kerajaan telah beralih dari padamu.” (Daniel 4:31)


Bacaan Alkitab Setahun:
Wahyu 19-20


Dokter Richard sedang berbaring di meja operasi untuk proses biopsi ketika dalam hatinya bergema suara, “Hal ini terjadi kepadamu, pada saat kamu berada di puncak, karena itulah satu-satunya cara supaya kamu dapat mengerti.” Ia bingung mengenai pemilik suara itu, sebelum akhirnya menyadari bahwa Tuhanlah yang sedang berbicara di hatinya. Vonis kanker stadium 4 yang sebelumnya ia terima, ditambah suara tersebut, menyadarkannya bahwa ia membutuhkan Tuhan. Ia pun menggunakan sisa hidupnya untuk bersaksi tentang Kristus, sebelum berpulang ke rumah Bapa dalam usia 40 tahun.

Dalam Alkitab, raja Nebukadnezar juga pernah menerima teguran Tuhan secara langsung. Allah “menyelanya” lewat suara yang terdengar dari langit sebelum Nebukadnezar selesai menyombongkan diri. Dua belas bulan sebelumnya, Allah telah memperingatkan melalui mimpi, yang diartikan oleh Daniel, serta apa yang harus ia lakukan. Ada kemungkinan Nebukadnezar lupa dengan mimpi tersebut, karena durasi waktu yang cukup lama antara penerimaan mimpi itu dan ketika suara dari langit terdengar. Untunglah Nebukadnezar bertobat, sehingga Allah memberi dia kesempatan untuk kembali memerintah sebagai raja.

Setelah teguran “ringan” tidak direspons positif, terkadang Allah terpaksa memakai “teguran pamungkas” untuk menyadarkan manusia. Respons yang diberikan pun akan sangat menentukan: pertobatan yang akan membawa pemulihan, atau penolakan yang akan memperburuk keadaan. Bagaimana selama ini kita merespons teguran dari Allah?

—GHJ/www.renunganharian.net


TEGURAN KECIL YANG DIRESPONS DENGAN PERTOBATAN LEBIH DISUKAI OLEH ALLAH


 

 

 

Copyright © 1999 www.sahabatsurgawi.net
All rights reserved.