HOME

HOME

ABOUT US

KESAKSIAN

AGENDA GEREJA

LINK

CONTACT US

 
Arsip :
 
Renungan Harian
 

TIDAK HANYA BUNGKAM

Diterbitkan hari Selasa, 25 September 2018 00:00
Ditulis oleh Linawati Santoso
Dibaca: 1182 kali

Baca: 2 Raja-raja 5:1-14

Berkatalah gadis itu kepada nyonyanya: “Sekiranya tuanku menghadap nabi yang di Samaria itu, maka tentulah nabi itu akan menyembuhkan dia dari penyakitnya.” (2 Raja-Raja 5:3)


Bacaan Alkitab Setahun:
Mikha 1-7


Didi tampak kebingungan mencari kunci motornya. Anto, adiknya, kebetulan melihat kunci itu tergeletak di atas meja makan. Bukannya memberitahu kakaknya tempat kunci itu berada, Anto malah pura-pura tidak tahu. “Kakak kan selalu menjahiliku. Jadi, biar saja ia mencari sendiri,” pikirnya.

Beruntung, cara berpikir dan bertindak gadis pelayan istri Naaman tidaklah seperti itu. Mengetahui tuannya sakit kusta, ia memberitahu nyonyanya agar tuannya menghadap nabi di Samaria. Nabi itu adalah Elisa (ay. 3). Coba kita amati asal-usul gadis itu! Sebelumnya, ia adalah seorang anak perempuan Israel. Pada waktu orang Aram menyerang negerinya, ia dibawa sebagai salah seorang tawanan. Bisa jadi gadis itu masih menyimpan dendam karena nasibnya kini berubah menjadi pelayan. Menariknya, ia tidak menyembunyikan harapan kesembuhan dari tuannya. Pada akhirnya, Naaman disembuhkan dari kustanya (ay. 14). Tidak tercatat apakah gadis itu mendapatkan penghargaan dari tuannya. Sadar atau tidak, kesembuhan Naaman bersumber dari seorang gadis pelayan yang tidak membungkam mulutnya dari suatu kabar baik.

Sebagai anak-anak Tuhan, kita juga mempunyai kabar baik untuk diberitakan pada dunia. Apakah itu? Tentu saja kabar keselamatan melalui kematian Yesus di kayu salib. Pengorbanan-Nya membawa pengharapan bagi setiap hati yang gundah dan jiwa yang merana oleh dosa. Saat ini, bersediakah kita mewartakan kabar baik ini kepada dunia?

—LIN/www.renunganharian.net


TUHAN MEMANGGIL KITA BUKAN SEBAGAI PRIBADI YANG TERUS-MENERUS BUNGKAM, MELAINKAN BERANI MEWARTAKAN KABAR KESELAMATAN


 

 

 

Copyright © 1999 www.sahabatsurgawi.net
All rights reserved.