HOME

HOME

ABOUT US

KESAKSIAN

AGENDA GEREJA

LINK

CONTACT US

 
Arsip :
 
Renungan Harian
 

TUHAN PAKAI AKU

Diterbitkan hari Rabu, 03 Oktober 2018 00:00
Ditulis oleh Denny Pranolo
Dibaca: 1379 kali

Baca: Yohanes 12:20-26

“Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Jika biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.” (Yohanes 12:24)


Bacaan Alkitab Setahun:
Matius 7-9


Dalam diskusi pelayanan, tercetus sebuah pertanyaan, “Kenapa banyak hamba Tuhan dalam Alkitab yang kisah hidupnya tidak ditulis dengan lengkap?” Dari sekian banyak jawaban, ada satu yang saya rasa paling masuk akal. “Soalnya kalau ditulis semua bisa-bisa tidak ada yang mau jadi hamba Tuhan.”

Ada benarnya. Proses yang dilewati para hamba Tuhan itu luar biasa berat. Dari beberapa kisah yang dicatat Alkitab, kita mendapat gambaran tentang betapa tidak mudahnya proses yang harus mereka lewati. Yusuf melewati 13 tahun sebagai budak. Musa harus hidup dalam pembuangan selama 40 tahun. Daud menjadi buronan selama 13 tahun. Daftarnya bisa terus bertambah. Masa-masa itu mungkin adalah masa tergelap bagi mereka. Masa ketika mereka seakan tidak produktif. Tidak menghasilkan karya nyata. Masa ketika tidak ada buah kehidupan. Namun, setelah melewati masa itu, kita bisa melihat bahwa hidup mereka benar-benar berubah. Mereka jadi orang yang produktif, berbuah. Hidup mereka menjadi kesaksian nyata bagi banyak orang.

Hikmahnya: setiap orang yang mau dipakai oleh Tuhan harus mau melewati proses itu. Suatu masa yang sepertinya tidak produktif. Masa ketika kita seakan tidak melakukan apa-apa. Bahkan sepertinya Tuhan juga meninggalkan kita. Namun, jika kita setia, terus bertahan sampai akhir, kita bisa melihat perbedaannya. Ya, jika kita berkata, “Tuhan pakailah aku,” apakah kita mau melewati prosesnya setelah tahu apa yang harus terjadi?

—DP/www.renunganharian.net


UNTUK DIPAKAI OLEH TUHAN, KITA HARUS BERSEDIA MELEWATI PROSES PEMBENTUKANNYA


 

 

 

Copyright © 1999 www.sahabatsurgawi.net
All rights reserved.